LAMONGAN, Radar Lamongan - Perbaikan Jembatan Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, batal dikerjakan. Anggaran Rp 1,1 miliar untuk jembatan tersebut dialihkan ke Jembatan Desa Pamotan, Kecamatan Sambeng dan Jembatan Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu.
‘’Dana di Jembatan Jatipandak dioper ke dua jembatan, PAK,'' tutur Kasi Perbaikan Jalan Poros Desa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Lamongan, Mira, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (5/9).
Menurut dia, dua jembatan tersebut mendesak untuk diperbaiki. Jembatan Desa Pamotan kondisinya ambles. Sedangkan gorong-gorong di Jembatan Dumpiagung berlubang.
Setelah dilakukan pembahasan bersama, akhirnya disepakati anggaran Jembatan Jatipandak dialihkan.
''Dua jembatan itu kita nilai lebih urgen. Tapi Jembatan di Desa Pamotan yang jeplok sudah kita berikan pengaman sementara,'' ujar Mira saat dikonfirmasi via ponsel.
Mira mengatakan, dalam waktu dekat bakal dilakukan proses lelang. Setelah ditemukan pemenangnya, maka segera dikerjakan.
Seperti diberitakan, tahun ini ada empat jembatan poros desa yang digelontor APBD. Selain Jembatan Jatipandak, juga jembatan Gendot, Desa/Kecamatan Sarirejo. Kemudian, Jembatan Desa Sumberagung, Sukodadi – Desa Sukosongo, Kembangbahu.
Sementara itu, pemenang proyek Jembatan Ngangkrik, Desa Balun telah ditentukan. DPU Bina Marga Lamongan menjadwalkan pengerjaan jembatan di Kecamatan Turi, itu direalisasikan pertengahan bulan ini.
‘’Kita upayakan bisa selesai tepat waktu,’’ katanya.