Aksesori pelengkap handphone (HP) ikut terimbas naik, seiring banyaknya pengguna smartphone. Salah satunya, permintaan terhadap power bank atau alat pengisi daya baterai ponsel. Kebutuhan perkakas power bank ini termasuk cukup tinggi di Lamongan. Sejumlah konter dan toko gawai, rerata memastikan penjualan per hari mencapai 4-5 unit. Ditunjang, harganya cukup terjangkau, permintaan pasar terhadap aksesori HP ini ternyata terus berpeluang.
Kartika Ayu, karyawan toko mengatakan, kebutuhan power bank memang tinggi. Apalagi sejumlah merek terkenal mulai menggelontor produk power bank ke pasar daerah. Sehingga, konsumen mulai tertarik membeli meski kebutuhannya tidak terlalu mendesak. Serta, model dan desain power bank cukup beragam.
Masing-masing model power bank segmentasi konsumennya berbeda. Kalangan remaja, biasanya lebih memilih power bank model slim. Selain lebih ringan, juga mudah dibawa ke mana-mana. Sedangkan, model besar biasanya segmen ibu-ibu. Kalau kapasitas dayanya besar harganya juga lebih mahal, bisa sampai Rp 200 ribu/item.
“Tapi konsumen Kota Soto biasanya sudah ada segmentasinya,” terangnya. Indah karyawan toko lainnya membenarkan, kebutuhan power bank saat ini memang tinggi. Karena konsumen enggan diribetkan dengan membawa kabel charger.
Sehingga, memilih menggunakan power bank. Selain harganya murah, modelnya juga beragam menyesuaikan dengan kebutuhan. “Cukup solutif dalam memenuhi kebutuhan pasar,” jelasnya.
Editor : Bachtiar Febrianto