BOJONEGORO – Obat nyamuk tidak hanya membahayakan nyamuk, melainkan juga membahayakan jiwa manusia jika tak hati-hati. Seperti terjadi Minggu (3/12), rumah milik Hendro Suseno di Desa Sukorejo Kecamatan Malo ludes terbakar akibat lupa tidak mematikan obat nyamuk. Tak ada korban jiwa. Kerugian diperkirakan sebesar Rp 18 Juta.
’’Terbakar karena lalai tidak mematikan obat nyamuk,” kata Kasi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro Sukirno kemarin.
Sukirno mengatakan, rumah berdinding kayu tersebut diperkirakan terbakar pada pukul 09.45, saat pemilik rumah pergi ke pasar.
Parahnya, saat berangkat ke pasar, obat nyamuk yang dinyalakan di atas ranjang kayu itu lupa tidak dimatikan.
Nahas, karena tertempel pada kayu, api mudah membesar dan melahap sejumlah benda mudah terbakar di dekatnya.
Sukirno menjelaskan, petugas dari Pos Padangan mendapat informasi terkait kebakaran rumah kayu tersebut pada pukul 10.00.
Karena banyak perbaikan jalan, akses menuju lokasi terganggu. Petugas sampai di lokasi pada pukul 10.35, dan api berhasil dipadamkan pada pukul 11.00.
Tentunya, karena mayoritas benda mudah terbakar, rumah dalam kondisi ludes.
Terkait kejadian tersebut, Sukirno mengimbau agar masyarakat lebih waspada. Kebakaran, menurut dia, bisa terjadi karena hal-hal kecil.
Obat nyamuk misalnya. Menurut dia, api pada obat nyamuk tidak begitu besar. Bahkan, bisa dimatikan dengan sekali injak kaki.
Namun, ketika lalai dan menempatkannya di tempat rawan, api kecil tersebut bisa berubah membesar.
“Tentunya ini contoh agar masyarakat kembali lebih waspada,” imbuh dia.
Kebakaran di Kecamatan Malo ini menjadi kebakaran pertama di Desember. Tentunya, dia berharap agar tidak ada kebakaran susulan lagi.
Mengingat, meski saat ini cuaca cenderung sejuk, kebakaran masih bisa menyerang kapan pun di manapun. F
akta tersebut, terang dia, harus menjadi pemicu kewaspadaan masyarakat.
“Selain bisa terjadi di musim apapun, kebakaran juga bisa terjadi dari hal-hal kecil. Makanya harus lebih waspada,” pungkas dia.
Editor : Bachtiar Febrianto