Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

DPRD Blora Desak Potensi Migas Dioptimalkan dan Dorongan Pengembangan Gas CNG

Rahul Oscarra Duta • Senin, 11 Mei 2026 | 20:21 WIB
PERKUAT KETAHANAN ENERGI: Aktivitas lokasi sumur eksplorasi Darajingga. DPRD Blora mendorong pengembangan CNG dan optimalisasi migas. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BJN)
PERKUAT KETAHANAN ENERGI: Aktivitas lokasi sumur eksplorasi Darajingga. DPRD Blora mendorong pengembangan CNG dan optimalisasi migas. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) dan optimalisasi potensi migas di Kabupaten Blora.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional, di tengah gejolak geopolitik dunia yang berdampak pada sektor energi.

Menurut dia, konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel ikut memengaruhi kondisi perdagangan dan energi global. Dampaknya, harga BBM non-subsidi naik, sementara Indonesia masih bergantung pada impor minyak dan LPG dari luar negeri.

‘’Perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel berdampak luas terhadap geopolitik dan geoekonomi dunia, termasuk Indonesia. Dampaknya terasa di sektor perdagangan dan energi,” ujarnya.

Baca Juga: 5 Fakta Gas CNG yang Direncanakan sebagai Alternatif Energi untuk Rumah Tangga

Siswanto mengatakan, Indonesia perlu memperkuat ketahanan energi nasional, dengan memaksimalkan produksi minyak dan gas dalam negeri.

Sebab, saat ini Indonesia masih mengimpor sekitar satu juta barel minyak per hari serta LPG dari luar negeri.

Karena itu, pihaknya meminta ExxonMobil, Pertamina, maupun kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) lain segera mengoptimalkan potensi migas di Blora.

‘’Kami minta seluruh potensi yang ada segera dieksploitasi supaya ketahanan energi nasional meningkat,” katanya.

Selain minyak, Siswanto juga menilai pengembangan CNG di Blora memiliki prospek besar.

Bahkan, keberadaan kilang mini CNG dinilai bisa menjadi peluang bisnis retail energi melalui Blora Patra Energy, sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga: PT BPE Bidik Potensi CNG dari Sumur Dara Jingga

‘’Kilang mini CNG ini potensinya ada di Blora. Pemda harus berani mengelola melalui BUMD supaya sumber daya alam daerah bisa diolah sendiri secara legal dan memberi nilai tambah,” terangnya.

Dia juga meminta pengelolaan sektor migas dilakukan lebih profesional, agar potensi sumber daya alam di Blora dapat memberikan dampak ekonomi lebih besar bagi daerah maupun masyarakat. (hul/ind)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#DPRD #lpg #cng #blora #migas