RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sebagai wilayah yang menghubungkan Provinsi Jawa Tengah melalui Ngawi dan Cepu, serta menjadi gerbang menuju Surabaya via Lamongan, Bojonegoro kerap menjadi titik jenuh bagi para pengemudi. Mengingat sebagian besar infrastruktur di wilayah ini adalah jalan nasional non-tol, keberadaan titik rehat (rest area) yang memadai menjadi faktor penentu keselamatan berkendara.
Beruntung, Pemkab Bojonegoro dan Polres Bojonegoro sering membuka rest area gratis bagi para pengemudi dan pengendara yang sedang dalam perjalanan merantau ke Bojonegoro, maupun sekedar numpang lewat.
Rest Area Pemkab di UPT PKB Bojonegoro
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menetapkan satu titik utama rest area yang difungsikan secara khusus selama periode mudik Lebaran 2026. Lokasi tersebut berada di Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), Jalan Raya Sukowati No. 413, Kecamatan Kapas. (klik di sini untuk arahan Google Maps)
Rest area ini mulai beroperasi sejak H-7 hingga H+7 Lebaran atau pada 14 hingga 28 Maret 2026. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas kendaraan selama masa arus mudik dan balik.
Sejumlah fasilitas disediakan di lokasi tersebut, di antaranya area istirahat, layanan pemeriksaan kesehatan, makanan dan minuman, area parkir luas, toilet, musala, serta layanan WiFi gratis.
Selain itu pengunjung juga dapat menerima bantuan kesehatan, ambulans, mobil derek, pemadam kebakaran dan tenaga mekanik. Ada pula ruang menyusui untuk ibu dengan bayi dan balita.
Masjid Agung Darussalam dan Masjid Baabus Shofa
Bagi pemudik yang mencari ketenangan dan ingin beribadah, Masjid Agung Darussalam yang terletak di sisi barat Alun-alun Bojonegoro, serta Majsdi Baabus Shofa di Pertigaan Jambean adalah lokasi yang sangat direkomendasikan.
Halaman parkir yang luas serta ketersediaan air yang melimpah untuk bersuci menjadikan masjid ini tempat rehat favorit. Selain itu, lokasinya yang berada tepat di jantung kota memberikan akses mudah bagi pemudik untuk mengeksplorasi kuliner lokal Bojonegoro di sekitar Alun-alun sebelum melanjutkan perjalanan jauh menuju Jawa Tengah atau wilayah Jawa Timur lainnya.
Berbagai Pos Pelayanan Polisi
Selain rest area utama, pemerintah juga menyiapkan sejumlah pos pelayanan dan pengamanan di beberapa titik strategis. Pos tersebut antara lain berada di kawasan Baureno, Padangan, serta pos pantau di Jalan Ahmad Yani.
Meskipun tidak berfungsi sebagai rest area utama, keberadaan pos-pos ini tetap memberikan dukungan bagi pemudik, seperti informasi lalu lintas, bantuan darurat, dan pengaturan arus kendaraan. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana