RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Jika Anda seorang "pecinta kucing", Anda pasti tidak asing dengan perasaan tenang yang datang saat kucing Anda berbaring di pangkuan dan mendengkur.
Menariknya, manfaat yang kita dapatkan dari teman berbulu ini jauh melampaui sekadar kasih sayang.
Memiliki kucing membawa manfaat kesehatan nyata yang melampaui ikatan persahabatan semata.
Dari meredakan stres hingga membantu mengelola alergi, makhluk independen ini memiliki kemampuan luar biasa untuk meningkatkan kesejahteraan kita. Mari kita selami lebih dalam manfaat-manfaat tersebut.
Manfaat Kesehatan Fisik dari Memelihara Kucing
Memelihara kucing bukan hanya soal ikatan emosional, tapi juga memberikan keuntungan signifikan bagi kesehatan fisik. Banyak studi telah menunjukkan korelasi antara kepemilikan kucing dan peningkatan kesejahteraan fisik.
1. Kesehatan Jantung
Ada bukti ilmiah di balik efek menenangkan kucing pada jantung kita. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Vascular and Interventional Neurology menunjukkan, bahwa kehadiran kucing secara signifikan mengurangi peluang kematian akibat serangan jantung atau stroke.
Riset tersebut menemukan bahwa pemilik kucing memiliki risiko yang lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit kardiovaskular.
Meluangkan waktu bersama kucing sering kali membantu menurunkan tingkat stres, yang pada gilirannya berdampak positif pada kesehatan jantung secara keseluruhan.
2. Alergi
Bertentangan dengan anggapan umum, memiliki kucing di sekitar Anda mungkin tidak memicu alergi.
Paparan dini terhadap kucing justru dapat membantu tubuh mengembangkan kekebalan terhadap alergi di kemudian hari.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Clinical & Experimental Allergy mengungkapkan bahwa menghabiskan waktu bersama kucing pada masa bayi menurunkan kemungkinan anak-anak mengembangkan alergi.
Selain itu, kucing juga dikaitkan dengan penurunan risiko masalah kesehatan ringan lainnya seperti sakit kepala dan hay fever.
Manfaat Kesehatan Mental dari Memelihara Kucing
Ikatan mendalam antara manusia dan kucing tidak dapat disangkal. Kucing bisa memberikan persahabatan, dukungan, dan cinta tanpa syarat, yang sangat bermanfaat bagi orang dengan kondisi kesehatan mental.
3. Meredakan Stres
Salah satu manfaat utama dari memelihara kucing adalah kemampuannya untuk mengurangi stres.
Mengelus kucing memiliki efek menenangkan, yang memicu pelepasan oksitosin, hormon yang dikenal sebagai “hormon cinta”.
Reaksi kimia ini memainkan peran penting dalam mengurangi kecemasan dan stres, serta menumbuhkan perasaan percaya dan empati.
Beberapa studi menunjukkan bahwa pemilik kucing memiliki kadar kortisol yang lebih rendah, yaitu hormon yang berhubungan dengan stres.
4. Mengurangi Kecemasan, Depresi, dan Kesepian
Kucing adalah pendamping luar biasa, terutama bagi mereka yang tinggal sendiri atau sedang melalui masa-masa sulit.
Kepemilikan kucing dapat mengurangi perasaan kesepian. Mereka memiliki kemampuan unik untuk merasakan saat pemiliknya membutuhkan kenyamanan dan dukungan.
Baca Juga: Tingkah Kucing Bikin Pusing
Sebuah tinjauan sistematis pada tahun 2022 menemukan bahwa memiliki hewan peliharaan dikaitkan dengan tingkat isolasi sosial yang lebih rendah.
Rutinitas yang stabil dan persahabatan yang konstan dari kucing dapat membantu meringankan gejala depresi.
5. Interaksi Sosial dan Autisme
Bagi individu dalam spektrum autisme, memiliki kucing dapat sangat bermanfaat. Sebuah studi tahun 2023 menemukan bahwa anak-anak autis yang memelihara kucing menunjukkan lebih banyak perilaku prososial, seperti lebih peduli pada perasaan orang lain dan lebih mudah berbagi. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko