RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Seorang pengguna iPhone mengalami kejadian tidak menyenangkan setelah kehilangan perangkat miliknya. Kisah ini diceritakan oleh kreator video TikTok, Gianluca Malau, yang membagikan pengalaman tersebut kepada para pengikutnya.
Peristiwa terjadi dua hari yang lalu, ketika kawannya, seorang pemilik iPhone langsung mengaktifkan Lost Mode (Mode Hilang) dan mencantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi, dengan harapan perangkat akan dikembalikan.
Namun, pada hari kedua setelah kehilangan, pemilik justru dihubungi nomor tidak dikenal. Penelepon menginformasikan bahwa nomor telepon di iPhone telah diganti dan mengirim pesan berisi tautan mencurigakan. Pesan itu berbunyi:
“Pelanggan yang terhormat, iPhone 11 Anda telah aktif dengan kartu SIM baru. Periksa lokasi saat ini: (tautan phishing). Balas ‘bantuan’ untuk memulai obrolan dengan Asisten Virtual kami. Apple Support.”
Mengira pesan itu resmi dari Apple, pemilik iPhone menekan tautan lalu diarahkan ke halaman palsu yang meminta Apple ID beserta kata sandi. Setelah data dimasukkan, Apple ID pemilik otomatis keluar dari perangkat, sehingga data pribadi yang tersimpan berpotensi diakses oleh pihak yang menemukan iPhone.
Gianluca menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran bagi para pengguna iPhone agar lebih berhati-hati. "Supaya tidak ada yang tertipu lagi," jelas pria yang juga pendiri perusahaan servis gadget, Teknisigo tersebut.
Masyarakat diimbau tidak sembarangan mengklik tautan, terutama bila tidak ada tanda verifikasi (centang biru) pada pengirim. Selain itu, aktivasi Lost Mode sebaiknya dilakukan dengan penuh kewaspadaan agar tidak membuka peluang terjadinya phishing. (vir-mgg/edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana