Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Naik Gunung, Cari Healing: Gaya Liburan Baru Ala Gen Z

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 7 Juni 2025 | 21:29 WIB
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dalam beberapa tahun terakhir, mendaki gunung telah menjadi bagian dari gaya hidup anak muda Indonesia. Kegiatan yang dulu identik dengan pecinta alam kini menjelma menjadi tren kekinian yang diminati banyak kalangan, terutama generasi milenial dan Gen Z.

Media sosial turut berperan besar dalam mempopulerkan tren ini, dengan banyaknya unggahan foto dan video pendakian yang menginspirasi. Tak heran, berbagai gunung populer seperti Semeru, Rinjani, dan Prau kini kian ramai oleh para pendaki muda yang ingin mengejar matahari terbit dari atas ketinggian.

Suasana alam yang tenang, udara segar, dan pemandangan indah dipercaya bisa membantu menenangkan pikiran dan hati.

Mandra, mahasiswa Universitas Bojonegoro berujar,"Kalau aku sih sukanya karena di gunung indah, tenang, bisa relaksasi pikiran dan dapat teman banyak."(3/6)

Sebelum mendaki gunung, sebaiknya para pendaki mempersiapkan semua perlengkapan dengan baik. Peralatan penting seperti jaket hangat, tenda, makanan, dan obat-obatan harus dibawa. Selain itu, kondisi tubuh juga harus fit agar kuat selama perjalanan. Pendaki juga perlu tahu jalur pendakian dan cuaca di gunung.

"Untuk persiapan fisik bisa dimulai dari banyak jalan kaki, jogging, atau gym. Cari teman yang sudah pengalaman atau ikut Open Trip yang terpercaya," ujar pemuda asal Kalitidu tersebut.(3/6)

Dalam kegiatan mendaki bersama teman, kekompakan jadi kunci utama yang tak boleh diabaikan. Sepanjang jalur pendakian, kerja sama dan saling jaga antar anggota kelompok sangat dibutuhkan agar perjalanan berjalan lancar dan aman. Selain itu, para pendaki juga diimbau untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Sampah-sampah pribadi wajib dibawa turun kembali, tanpa terkecuali.

Satu hal yang juga tak kalah penting, jangan mengambil apapun dari alam, kecuali foto. Bunga liar, batu unik, atau benda alami lainnya sebaiknya dibiarkan tetap di tempatnya agar kelestarian alam tetap terjaga. Dengan sikap peduli dan bertanggung jawab, mendaki bisa jadi pengalaman seru sekaligus ramah lingkungan. (wan)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#indonesia #pendakian #universitas bojonegoro #mendaki #Anak Muda #rinjani #Pendaki #Gen Z #milenial #mendaki gunung #Gunung