Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dari Akar Jati Blora, Samin dan Tirto Menuju Gedung Pers Nasional

Rahul Oscarra Duta • Rabu, 4 Februari 2026 | 20:02 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Akar jati gembol itu tak lagi sekadar sisa batang yang tertanam di tanah. Dari serat-serat kayu tua yang keras dan berliku, dua nama besar asal Blora kembali menemukan wujudnya.

Samin Surosentiko dan Raden Mas Tirto Adhi Soerjo, dua tokoh dengan jalan perjuangan berbeda, kini dipahat menjadi patung yang akan menempati ruang terhormat di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Gedung Pers Lantai IV, Jalan Kebon Sirih, Jakarta.

Patung itu lahir jauh dari hiruk-pikuk Ibu Kota. Tepatnya di Dusun Ngampon, Kelurahan Beran, Kecamatan Blora. Di sanalah Wartono, 40, pematung akar jati gembol, menghabiskan waktu berjam-jam membaca kembali wajah sejarah melalui kayu.

‘’Akar jati itu punya karakter sendiri. Tidak bisa dipaksa,” ujar Wartono.

Tangannya menyusuri pahatan wajah yang belum sepenuhnya halus. Baginya, memahat tokoh bukan soal indah atau tidak. Tetapi soal tepat atau meleset. Berbeda dengan patung dekoratif, wajah renta, perempuan cantik, atau bayi imut, memahat tokoh publik memiliki beban sejarah.

Samin harus tampak bersahaja namun teguh. Tirto mesti memancarkan kecerdasan dan keberanian seorang perintis pers. Sedikit saja salah lekuk, maknanya bisa berubah.

‘’Tokoh yang sudah dikenal, orang langsung tahu. Kalau tidak mirip, ya kelihatan,” katanya.

Dari potongan akar jati itu, dua karakter besar perlahan muncul. Samin dengan keteguhan laku hidup dan perlawanan tanpa kekerasan. Tirto dengan sorot mata tajam, simbol keberanian menulis di masa kolonial. Keduanya berangkat dari Blora tanah yang sama, zaman yang berbeda.

Bagi Wartono, karya ini bukan sekadar pesanan seni. Ada rasa bangga yang sulit disembunyikan ketika mengetahui patung buatannya akan dibawa langsung oleh Bupati Blora Arief Rohman ke Jakarta.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman menjelaskan, kedua patung tersebut akan diserahkan pada puncak peringatan HPN 2026 di Provinsi Banten pada 8 hingga 9 Februari mendatang.

‘’Ini bentuk terima kasih kami kepada PWI Pusat,” kata Bupati Arief.

Menurutnya, insan pers selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Blora. Tak hanya dalam pemberitaan pembangunan, tetapi juga dalam merawat dan menghidupkan kebudayaan lokal.

‘’Teman-teman PWI di Blora dan Jawa Tengah banyak membantu kami. Mulai dari isu kebudayaan sampai pembangunan Blora yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Bupati Blora yang baru saja menerima gelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dari KGPAA Mangkunegara X itu memastikan akan hadir langsung dalam rangkaian HPN 2026. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Arief Rohman #akar jati #PAT #persatuan wartawan indonesia #jati #Gedung Pers #pwi #pers #kayu #HPN #blora #pahatan