Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Revalidasi Culture Site Kampoeng Thengul Bojonegoro: Membahas Pengembangan Wisata Edukasi hingga Melibatkan Seluruh Masyarakat Sekitar

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 14 Juni 2025 | 19:18 WIB
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Jalan-jalan ke Bojonegoro sering kali terbesit pikiran mau ke mana dan makan apa. Sebab, banyak destinasi yang bisa dikunjungi. Layaknya Wisata Edukasi Kampoeng Thengul di Desa Sumberjo, Kecamatan Margomulyo.

Cukup jauh dari pusat kota Alun-Alun Bojonegoro, perjalanan ke Kampoeng Thengul menciptakan keseruan pengalaman tersendiri. Dari panasnya perjalanan hingga rindang dan sejuknya pepohonan area jalan mengarah lokasi. Tak jarang wisatawan atau pengunjung akan disambut dengan senyum merekah para masyarakat desa sekitar.

Dari pusat kota ke Kampoeng Thengul berjarak sekitar 68 KM dengan waktu tempuh 1,5 jam sampai 2 jam tergantung jenis kendaraan mobil atau motor. Menyimpan sejuta keindahan dan komitmen tinggi menjaga serta melestarikan budaya, Kampoeng Thengul menjadi salah satu culture site atau situs budaya dalam penilaian atau Revalidasi Geopark Nasional Bojonegoro menuju Unesco Global Geoprak atau UGGp.

Wintari salah satu penggagas Kampoeng Thengul Bojonegoro menyampaikan, sebagai salah satu culture site dilakukan Revalidasi Geopark Nasional Bojonegoro di Kampoeng Thengul pada Jumat (13/6). Ada beberapa poin yang dibahas.

Di antaranya bagaimana pengembangan wisata edukasi di Kampoeng Thengul; masukan dan saran dari asesor terkait peningkatan daya tarik wisata dari produk Kampoeng Thengul; pengemasan pertunjukan wayang thengul; hingga isi cerita wayang, cara pembuatan, dan hal berkaitan pertunjukan.

‘’Betul, (dalam kegiatan revalidasi) melibatkan warga untuk semua timnya. Dari tim penyambutan, karawitan dan wayang, konsumsi, dokumentasi, semuanya,” tutur lulusan STKIP PGRI Ngawi itu.

Dia berharap, adanya Revalidasi Geopark Nasional Bojonegoro, pemerintah kabupaten (pemkab) dan instansi lain menjadi lebih aware atau peduli dengan potensi, sumber daya manusia (SDM) pendukung, daya tarik, dan atraksi Kampoeng Thengul. Sehingga bisa terdukung pengembangannya dengan baik.

‘’Juga, semoga bisa menjadi salah satu penyokong suksesnyya kegitan revalidasi ini sehingga Bojonegoroo bisa melaju menjadi Unesco Global Geopark,” harap Wintari.

Tim Verifikasi Geopark Nasional (VGN) Mirawati Sudjono dalam laman media sosial (medsos) Pemkab Bojonegoro mengatakan, kegiatan revalidasi merupakan bagian dari evaluasi untuk memastikan kawasan geopark di Bojonegoro layak menuju UGGp dan memenuhi standar geopark internasional.

Di antaranya dalam bidang pelestarian geologi, eukasi, dan pengembangan ekonomi masyarakat berbasis pariwisata berkelanjutan. ‘’ Adapun fokus pembahasan yaitu kesiapan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, penguatan edukasi geopark, dan strategi promosi,” tuturnya. (yna)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#margomulyo #revalidasi #UGGp #Budaya #warisan budaya #bojonegoro #alun-alun bojonegoro #Wisatawan #situs budaya #Global geopark #Thengul #unesco