LAMONGAN, Radar Lamongan - Persela belum terkalahkan di putaran kedua grup 3 Liga 2. Tim kebanggaan warga Lamongan tersebut melanjutkan tren positif, dengan menaklukkan tamunya Persibo 3-1 di Tuban Sport Center, kemarin (21/12).
Tandukan Ezechiel Ndouassel dimenit ke-18 membuka keunggulan, serta menutup babak pertama dengan skor 1-0 untuk Persela. Laskar Joko Tingkir menambah pundi-pundi gol di babak kedua, melalui sepakan Hasim Kipuw dimenit ke-73 dan Arsyad Yusgiantoro dimenit ke-90. Tim tamu hanya bisa memperkecil kedudukan menjadi 3-1 melalui gol Amir Hamzah dimenit ke-90+4.
Hasil ini membuat skuad biru muda makin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 25 poin. Sedangkan, Persibo yang mengemas 20 poin harus merelakan posisi runner-up ke Persipal FC, yang meraih kemenangan 2-0 atas Rans Nusantara FC.
Pada laga tersebut, Persela hanya menurunkan satu pemain asing yakni Ezechiel Ndouassel. Stoper anyar berpaspor Perancis, Fabien Garcia masih belum bisa diturunkan, karena masih terkendala kelengkapan dokumen. Selain itu, hingga kini Persela belum memperkenalkan pemain asing pengganti Lukman Ahmed-Shaibu.
Head Coach Persela Lamongan, Zulkifli Syukur mengatakan, menghadapi Persibo merupakan pertandingan derby yang mengedepankan harga diri. ‘’Dan saya pikir pemain bisa memperlihatkan daya juang di lapangan. Mereka (pemain Persela, Red) terlihat bersemangat untuk meraih tiga poin, dan Alhamdulillah kita bisa merealisasikan hari ini (kemarin, Red),’’ tutur Zulkifli saat post-match press conference.
Zulkifli mengamati, pemain Persibo fokus menyerang setelah tertinggal dua gol. Sehingga, tim pelatih memasukkan Arsyad yang memiliki kecepatan, untuk bisa melakukan counter attack cepat. Hasilnya Arsyad mampu mencetak satu gol di menit akhir.
Laga ini menjadi ajang bagi skuad Persela untuk membalas kekalahan di putaran pertama lalu. Menurut Zulkifli, berapapun gol yang dihasilkan, terpenting adalah tiga poin. ‘’Sehingga dengan tiga poin ini bisa memperlebar jarak kita dengan pesaing-pesaing kita di grup 3 ini,’’ ucap pelatih asal Makassar tersebut.
Persela masih memiliki dua laga sisa, menjamu Persipal FC dan melawat ke markas Gresik United. Zulkifli menargetkan kemenangan dua laga tersebut, agar Persela makin aman lolos ke babak selanjutnya.
‘’Dan yang paling terpenting, Alhamdulillah sekarang yang membuat kami dari staf lebih happy, bahwa chemistry dari tim ini sudah mulai terjalin,’’ ucap pelatih berusia 40 tahun tersebut.
Pemain Persela Lamongan, Mukhamad Ikhsan mengatakan, pertandingan kemarin adalah pertandingan yang penting untuk kedepannya. Dia bersyukur timnya mampu meraih tiga poin.
‘’Semua pemain sudah bekerja keras semuanya dan tidak lupa semua dukungan para penonton yang ada di Lamongan, terima kasih,’’ ucapnya.
Head Coach Persibo, Kahudi Wahyu Widodo menuturkan, pertandingan berjalan lancar, sangat menarik, tidak ada insiden, dan tidak ada pemain yang cedera.
‘’Saya ucapkan selamat untuk Persela dan terimakasih kepada para pemain yang sudah berjuang mati-matian, tapi inilah sepak bola,’’ ucapnya.
Kahudi mengaku, timnya sudah berusaha maksimal dan menciptakan banyak peluang, tapi masih belum beruntung. ‘’Terpenting bagaimana nanti saya minta kepada pemain untuk semakin banyak belajar, Insya Allah nanti kedepan akan lebih baik,’’ sambungnya.
Wasit sempat menganulir gol Laskar Angling Dharma, karena posisi Otavio Dutra dianggap offside. Disinggung terkait keputusan wasit tersebut. Kahudi mengaku menghormati keputusan hakim garis.
‘’Saya yakin untuk hakim garis bisa lebih tahu, karena posisi dia lebih jelas ya, itu saja,’’ ujarnya.
Kahudi mengakui di setiap grup Liga 2 persaingan cukup ketat. Begitu juga di grup 3 yang persaingannya cukup kompetitif. Kahudi menegaskan akan berjuang maksimal pada dua laga selanjutnya.
‘’Target kami adalah bisa lolos delapan besar, itu saya harapkan tadi. Makanya pemain harus segera melupakan hasil hari ini dan menatap kedepan,’’ ujarnya.
Pemain Persibo, Ardi Maulana mengungkapkan, hasil pertandingan ini sangat tidak baik bagi timnya. ‘’Tapi dua pertandingan lagi kita akan memaksimalkan peluang itu, untuk bisa dapat delapan besar,’’ imbuhnya. (sip/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana