Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jadi Motivasi Perkuat Layanan Keuangan

M. Yusuf Purwanto • Jumat, 16 Desember 2022 | 17:09 WIB
TERIMA AMANAH BARU: Bupati Yes bersama enam pimpinan daerah lain, saat dikukuhkan menjadi TPKAD oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Istimewa For RDR.LMG)
TERIMA AMANAH BARU: Bupati Yes bersama enam pimpinan daerah lain, saat dikukuhkan menjadi TPKAD oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Istimewa For RDR.LMG)
LAMONGAN, Radar Lamongan – Pemkab Lamongan menjadi salah satu dari 7 tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD), yang dikukuhkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kemarin (15/12). Tujuan TPAKD yakni mendukung langkah keterbukaan informasi produk dan layanan keuangan bagi masyarakat.

 

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berkomitmen akan bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan stakeholder dalam mendorong percepatan akses keuangan di daerah. Bupati Yes, sapaan akrabnya akan mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi daerah. Serta meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat melalui inklusi keuangan, seperti yang ditekankan Gubernur Jatim.

 

‘’Kami akan bersama-sama dalam mewujudkan keterbukaan informasi layanan keuangan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Lamongan khususnya,” tutur Bupati Yes.

 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, para pemimpin daerah diharapkan aktif menggencarkan program TPAKD untuk mendorong kredit pembiayaan, serta melawan rentenir melalui literasi keuangan kepada masyarakat.

 

Untuk mereduksi sebaran rentenir, Khofifah meminta pemerintah daerah  mendampingi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang sudah mendapatkan serifikasi dari OJK.

 

‘’Untuk pendampingan terhadap LKM yang bersertifikasi akan lebih maksimal apabila dilakukan oleh pimpinan daerah,” ucap Khofifah.

 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan, terdapat 3 tantangan yang dihadapi TPAKD. Antara lain meningkatkan optimisme masyarakat, mempercepat penyaluran KUR dan KURDA, dan mensinergikan TPAKD.

 

‘’Optimalkan peran platform digital, dan sinkronisasai data UMKM antar anggota TPAKD, sehingga dapat terintegrasi dan mempermudah penyaluran KUR dan KURDA,’’ terangnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto
#tpakd #Sinkronisasai Data #bupati yes #umkm #lamongan #Penyaluran KUR