Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Siap Pasang Lima Bentang Girder di Jembatan Ngaglik 1 Lamongan

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 2 April 2022 | 19:07 WIB
GENJOT PERBAIKAN: BBPJN Jawa dan Bali menggenjot perbaikan Jembatan Ngaglik 1 jalan nasional Lamongan – Surabaya. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
GENJOT PERBAIKAN: BBPJN Jawa dan Bali menggenjot perbaikan Jembatan Ngaglik 1 jalan nasional Lamongan – Surabaya. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
LAMONGAN, Radar LamonganBalai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa dan Bali menggenjot perbaikan Jembatan Ngaglik 1 jalan nasional Lamongan – Surabaya. Setelah selesai pembongkaran, kini petugas siap memasang girder (balok memanjang).

 

Kepala BBPJN Jawa Dan Bali Ahmad Subki menuturkan, tahapan proses pengerjaan telah dilakukan. Pembongkaran sudah dilakukan selama dua hari menggunakan dua alat berat. Kini lima bentang girder jembatan sudah tiba di lokasi.

 

‘’Lima bentang girder sudah sampai di sini tadi malam,’’ terangnya saat berada di lokasi.

 

Girder yang lama ketinggiannya sekitar 1,2 meter (m). Sedangkan, girder baru ini sekitar 1,6 m. Dia menjelaskan, tahapan selanjutnya melakukan setting girder terlebih dulu, yang diperkirakan membutuhkan waktu cukup lama. Tapi, ketika proses itu rampung, maka hanya membutuhkan pemasangan sekitar dua hari.

 

Tahapan selanjutnya berupa pemasangan lantai, pengecoran, pengaspalan, dan menunggu umur beton bisa dilalui. Diperkirakan usia beton bisa dilalui selama lima hari, setelah proses akhir dirampungkan.

 

‘’Untuk umur beton sendiri, tentunya tak bisa ditawar lagi, karena mencegah risiko hal-hal yang tak di inginkan,’’ imbuhnya. ‘’Memang benar, ini nanti ada peninggian jembatan dibandingkan dengan yang lama,’’ ujarnya.

 

Komisi C DPRD Lamongan memberikan perhatian khusus terhadap dampak kerusakan jalan kabupaten dan jalan desa, akibat pengalihan arus amblesnya Jembatan Ngaglik 1 di jalan nasional Lamongan – Surabaya. Komisi yang membidangi pembangunan tersebut mengamati kendaraan tonase memilih jalur yang tak sesuai peruntukannya. Sehingga mempercepat kerusakan jalan kabupaten.

 

Ketua Komisi C DPRD Lamongan M Burhanuddin, dalam waktu dekat pihaknya akan berkunjung ke Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional (BBPJN) di Surabaya. Berkoordinasi dan mendorong agar penanganan perbaikan dilakukan secepat mungkin. Sehingga, sebelum Hari Raya Idul Fitri sudah bisa dilalui.

 

‘’Kita akan kesana (BBPJN, Red) minggu depan. Kebetulan tupoksinya nasional bukan kabupaten,” terang politisi F-PKB tersebut.

 

Burhan, sapaan akrabnya mengaku akan melakukan inspeksi jalan ke lapangan. Terutama melakukan survei mobil di beberapa jalan. Burhan menuturkan, pihaknya juga akan merekomendasikan ke Dinas PU Bina Marga Lamongan dan Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan untuk mengalihkan ke jalan lainnya.

 

‘’Kalau lewat Jalan di kabupaten ya jangan melebihi tonase (muatan, Red), karena mempertimbangan jalan kabupaten kan banyak yang rusak,” tuturnya. ‘’Kebetulan jalan banyak rusak dan masih tahap lelang. Dalam waktu dua minggu sudah mulai perbaikan jalan,’’ imbuhnya.

 

Politisi berkacamata tersebut mengatakan, kerusakan jembatan yang juga disebut Jembatan Balun itu cukup mempengaruhi kelancaran transportasi. Sebab, jalan nasional volume kendaraan sangat padat. Sehingga sejumlah kendaraan dialihkan ke jalan alternatif.

 

‘’Volume kendaran dari arah Lamongan – Sugio - Sukodadi sangat padat saat ini. Kebetulan beberapa titik kondisinya kurang baik, jelas menambah kerusakan jalan kabupaten,” terang Burhan. (sip/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto
#bupati yes #jembatan #bupati lamongan #lamongan