Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

RSUD Samin Surosentiko Blora Mulai Bisa Layani Peserta BPJS Kesehatan

Bhagas Dani Purwoko • Selasa, 8 Juli 2025 | 02:05 WIB
RUMAH SAKIT: RSUD Samin Surosentiko yang berlokasi di Desa/Kecamatan Randublatung telah diresmikan tahun lalu. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
RUMAH SAKIT: RSUD Samin Surosentiko yang berlokasi di Desa/Kecamatan Randublatung telah diresmikan tahun lalu. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - RSUD Samin Surosentiko Randublatung sudah bisa melayani pasien BPJS Kesehatan pada Senin (7/7). Setidaknya, akses kesehatan bagi 130.000 jiwa warga wilayah selatan Blora sudah bisa memanfaatkan kesehatan gratis. Berharap pelayanan kedepan bisa maksimal.

Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan, RSUD Samin Surosentiko telah melakukan perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pati. "Semoga akan memberikan manfaat untuk masyarakat yang ada di wilayah Blora selatan, juga masyarakat sekitar. Mungkin yang perbatasan Ngawi dan perbatasan Grobogan,” ujarnya.

Bupati menambahkan, pemberian nama Samin Surosentiko untuk RSUD di wilayah Kecamatan Randublatung, karena Mbah Samin lahir di Desa Kediren, Randublatung. "Kami juga sudah membahas bersama dengan Bapak Camat dan seluruh kades di Randublatung terkait nama ini,” jelasnya.

Dikemukakan, saat ini populasi penduduk di Randublatung nomor dua di Blora, setelah Kecamatan Blora Kota, disusul Cepu. Hadirnya RSUD Samin Surosentiko bisa memberi pelayanan maksimal bagi warga di Bora Selatan.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati Wahyu Giyanto mengemukakan, RSUD Randublatung harus memberi pelayanan terbaik bagi 81.000 warga yang ada di Kecamatan Randublatung dan 51.000 warga yang ada di Kecamatan Jati.

''Kalau sudah begini saya merinding, karena dengan perjanjian kerjasama ini, bertambah di persoalan pelayanan ke warga masyarakat. Jika sampai warga tidak terlayani saya selaku Kepala pasti yang akan bertanggung jawab,'' ungkap wahyu usai penandatangan PKS tersebut.

Wahyu mengatakan, setelah resmi bisa melayani peserta BPJS ditambah keberadaan 4 dokter spesialis di RSUD Randublatung, ke depan tidak ada lagi masyarakat, atau cerita orang melahirkan di jalan. Tidak ada lagi cerita warga sakit di rumah.

''Jangan ada orang sakit di rumah, orang sakit ya di rumah sakit. Layanan Kesehatan adalah fundamental. Kalau sampai ada org sakit di rumah, saya yang akan menjemput,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Edy Widayat mengaku cukup lega, sebab perjuangan panjang agar RSUD Randublatung bisa melayani pasien BPJS terwujud. ''Saya lega sekarang, mudah-mudah ke depan bisa lebih maksimal dalam memberi pelayanan Kesehatan kepada warga,” ungkapnya. (luk/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Arief Rohman #bpjs #bupati #kesehatan #dinkes #randublatung #samin #RSUD #blora