RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemerintahan Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa mereka berhasil menjatuhkan bom ke fasilitas nuklir milik Iran pada Minggu (22/6). Pengeboman yang dilaksanakan pada akhir pekan selama dua hari tersebut dijalankan menggunakan salah satu pesawat pengebom mereka, B-2 Spirit.
Bomber B-2 Spirit ditugaskan untuk membawa dan menjatuhkan bom GBU-57A MOP ke fasilitas nuklir di Fordow, berhubung fasilitas tersebut terletak di bawah tanah. Sementara dua fasilitas lain di Natanz dan Ishafar diserang menggunakan rudal TLAM dari kapal selam milik AS.
Pesawat B-2 Spirit diproduksi oleh Northrop Grumman sejak 1989 hingga 2000. Setiap B-2 diberi nama sesuai wilayah di AS, seperti Spririt of Missouri, Spirit of Washington, Spirit of Texas dan lain sebagainya.
Total sebanyak 21 pesawat B-2 diproduksi, dan hingga kini 19 masih beroperasi, termasuk B-2 yang menjatuhkan bom di Iran. Namun baik pemerintah maupun AS tidak mengkonfirmasi B-2 mana yang beroperasi di Iran.
Satu pesawat B-2, Spirit of Kansas hancur akibat mengalami kecelakaan dan jatuh pada 2008. Sementara satu B-2 lain, Spirit of Hawaii dipensiunkan pada 2022 usai mengalami kecelakaan dan rusak parah.
Menurut angkatan militer udara AS (US Air Force), seluruh B-2 bermarkas di tempat yang sama, yakni Bandara Militer Whiteman di negara bagian Missouri. Namun perawatan pesawat dilakukan di Bandara Militer Tinker, negara bagian Oklahoma.
B-2 Spirit dirancang dengan mengutamakan fungsi senyap atau siluman untuk menghindari deteksi radar saat terbang. Sehingga pesawat dibuat tanpa ekor, tipis, dan memiliki sayap sangat besar.
Konon, B-2 dirancang menyerupai posisi burung peregrine falcon alias alap-alap kawah saat terbang mengejar mangsa, untuk meningkatkan stabilitas, kecepatan dan penghematan bahan bakar. Penghematan juga dilakukan dalam desain operasional pesawat, sehingga B-2 Spirit cukup dioperasikan oleh dua awak penerbang.
US Air Force mengklaim B-2 sebagai pesawat bomber siluman multiguna yang mampu mengangkut 14 ton bom dan persenjataan termasuk senjata nuklir, serta dapat terbang hingga 15 ribu meter di atas permukaan laut. Selain itu B-2 Spirit dapat terbang sejauh 9.600 kilometer, kurang lebih seperlima lingkar bumi, sehingga cocok untuk misi jarak jauh.
Satu B-2 diperkirakan memakan biaya sebesar USD 2,1 miliar per unit. Banderol tersebut jauh lebih tinggi ketimbang pesawat tempur baru AS, F-35 Lightning II yang diperkirakan memakan biaya USD 80 juta untuk varian F-35A dan F-35C, dan USD 120 juta untuk varian F-35B. (edo)
Spesifikasi Northrop Grumman B-2 Spirit
- Awak: 2 orang
- Peran: Bomber multiguna
- Mesin: Turbin jet General Electric F118-GE-100 x4
- Bentang sayap : 52,1 meter
- Panjang: 20,9 meter
- Tinggi: 5,1 meter
- Berat kosong: 72,5 ton
- Berat lepas landas maksimal (MTOW): 152,6 ton
- Daya angkut: 18,1 ton bom, senjata atau senjata nuklir
- Kecepatan operasional: 980-1.160 kilometer per jam
- Daya jelajah: 9.600 kilometer
- Ketinggian maksimal: 15.240 mdpl