Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Israel-AS Serang Iran Hingga Tewaskan Pemimpin Negara, Iran Klaim Bakal Balas Dendam Sambil Serang Tetangga Sendiri

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 1 Maret 2026 | 18:58 WIB

(Dok. AP)
(Dok. AP)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Situasi keamanan Timur Tengah kembali memanas sejak Israel menyerang Iran sambil membonceng Amerika Serikat sepanjang Sabtu (28/2) dan Minggu (1/3). Tentu, Iran tidak tinggal diam dan balik membuat keputusan strategis.

Awalnya pada Sabtu sore WIB, Israel bersama pasukan militer AS melancarkan serangan mendadak ke berbagai titik di Iran, termasuk berbagai fasilitas di ibukota Iran, Teheran. Presiden AS, Donald Trump mengklaim serangan tersebut merupakan reaksi atas gagalnya negosiasi persenjataan nuklir.

"Kita akan hancurkan rudal-rudal mereka dan meluluhlantakkan industri rudal mereka hingga rata dengan tanah.  Mereka menolak setiap kesempatan untuk mencapai ambisi nuklir mereka, dan kita tidak bisa mentoleransinya lagi,” papar Trump dalam pidato kenegaraan yang diterbnitkan melalui media sosialnya pada Sabtu dinihari.

Selain itu, Trump juga mendorong masyarakat Iran untuk berpartisipasi menggulingkan rezim pemerintahan Iran. “Malam ini merupakan kesempatan kalian merebut perdamaian, tapi saat ini berlindunglah terlebih dahulu. Setelah serangan kali ini selesai, ambil alih pemerintahan yang kini bakal jadi milik kalian,” tambahnya.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu juga memiliki pandangan serupa dengan Trump. “Serangan kali ini bakal membuka kesempatan bagi masyarakat Iran untuk menentukan takdir mereka,” ujarnya sebagaimana dikutip dari New York Times.

Sedianya pemerintah Iran awalnya mengabarkan bahwa Pemimpin Utama negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei sudah dievakuasi pada Sabtu. Namun pada Minggu siang, pihak pemerintah mengabarkan Khamenei berpulang ke hadapan Yang Maha Kuasa dalam serangan tersebut.

“Pemerintah Iran mengkonfirmasi kepergian Khamenei dalam serangan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu pagi. Angkatan bersenjata Iran telah melakukan serangan balasan dengan meluncurkan rudal dan drone ke wilayah kekuasaan Israel dan basis militer Amerika,” bunyi rilis pemerintah Iran sebagaimana dikutip dari Tasnim.

Diketahui, salah satu rudal kiriman Israel ditargetkan langsung mendarat ke kediaman Khamenei di Teheran. Citra satelit yang dirilis Airbus menunjukkan kediaman tersebut luluh lantak dan terbakar, dan rudal juga menyebabkan kerusakan pada perumaham rakyat di sekitar kediaman.

Selain Khamenei, berbagai petinggi militer Iran juga turut menjadi korban serangan, termasuk Menteri Pertahanan Brigjen Aziz Nadirsadeh. Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional sepanjang 40 hari dan berbegas membentuk pemerintahan transisi dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian sebagai pemimpin.

“Iran ingin mencari keadilan dan pembalasan terhadap pelaku kejahatan luar biasa ini. Kami akan mengerahkan seluruh tenaga untuk memenuhi tugas ini,” klaim Pezeshkian.

Usai serangan tersebut, Iran langsung tancap gas mengirim rudal balasan ke berbagai wilayah di Israel, serta objek militer milik AS di berbagai wilayah timur tengah. Bahkan diketahui, Iran menyerang Bandara Internasional Dubai serta kawasan perhotelan kota Manama, Bahrain pada Minggu sore WIB.

Selain itu, Iran juga masih aktif menyerang wilayah Tel Aviv di Israel. Reuters dan CNN juga melaporkan Selat Hormuz juga ditutup untuk transportasi laut sejak Minggu.

Penasihat presiden Uni Emirat Arab, Anwar Gargash meminta Iran agar tidak ikut melibatkan negara-negara tetangga sendiri dalam peperangan kali ini. “Agresi militer Iran terhadap negara tetangga merupakan sebuah miskalkulasi yang justru akan memojokkan mereka,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Al-Jazeera.

Saat ini, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menggelar rapat darurat dengan berbagai anggota Dewan Keamanan mereka, termasuk mempertemukan perwakilan Iran dan Israel. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menyayangkan melubernya komflik hingga ke berbagai wilayah di luar Iran.

“Saya mengutuk agresi militer yang dilancarkan oleh AS dan Israel, dan serangan balasan yang dilancarkan Iran sebagai bentuk pelanggaran perdamaian dan keamanan internasional. Saya meminta pengehntian serangan segera, sebelum menyebabkan akibat fatal bagi masyarakat,” papar Guterres dalam pernyataan resmi PBB pada Sabtu. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#amerika serikat #amerika #militer #timur tengah #ali khamenei #militer as #as #iran #serangan iran #trump #Donad Trump #pbb #serangan amerika #isreal