Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Polres Bojonegoro Steril Gereja Jelang Jumat Agung dan Paskah 2025

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 18 April 2025 | 21:49 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dalam menciptakan rasa aman dan kondusif menjelang perayaan Jumat Agung dan Hari Raya Paskah 2025, petugas dari Sat Samapta Polres Bojonegoro sterilkan di sejumlah gereja yang ada di wilayah Kota Bojonegoro, Kamis (17/4) sore.

Dengan menyisir seluruh bagian gereja, baik bagian dalam maupun luar bangunan. Beberapa gereja yang menjadi sasaran di antaranya Gereja Katolik Santo Paulus di Jalan Panglima Sudirman dan Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU) di Jalan Teuku Umar.

Petugas dilengkapi dengan metal detector dan inspection mirror untuk memastikan tidak ada barang mencurigakan yang dapat membahayakan jalannya ibadah.

Terpisah, Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang perayaan keagamaan penting bagi umat Kristiani.

Dia menegaskan bahwa seluruh prosedur pengamanan dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku.

“Dari hasil sterilisasi, kami tidak menemukan benda berbahaya ataupun mencurigakan. Semua gereja yang kami periksa dalam kondisi aman. Hal ini kami lakukan agar umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Jumat Agung dan Paskah dengan khusyuk dan tanpa rasa khawatir,” ujar AKBP Mario.

Selain melakukan sterilisasi, Polres Bojonegoro juga akan menurunkan personel pengamanan selama ibadah berlangsung. Pengamanan tidak hanya difokuskan di gereja-gereja besar dalam kota, tetapi juga diperluas ke wilayah kecamatan melalui koordinasi dengan Polsek jajaran. Keterlibatan aparat ini bertujuan untuk memberikan jaminan rasa aman kepada seluruh jemaat.

Pengamanan ini secara terbuka dan tertutup, dengan melibatkan satuan intelijen serta patroli Birukan Bojonegoro untuk memantau situasi selama ibadah berlangsung. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai potensi ancaman dan gangguan Kamtibmas.

Mario mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga toleransi antar umat beragama serta bersama-sama menciptakan suasana yang damai.

“Kami harap seluruh masyarakat mendukung upaya pengamanan ini. Dengan kerja sama semua pihak, perayaan Paskah dapat berlangsung aman, lancar dan kondusif,” pungkasnya. (cho)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#gereja katolik #polres bojonegoro #sterilisasi #jumat agung #Paskah #umat kristiani #AKBP Mario Prahatinto #gereja kristen #gereja #bojonegoro #hari raya paskah #pengamanan #kapolres Bojonegoro