BLORA, Radar Bojonegoro – Tiga perampok took emas dibekuk tim gabungan Resmob Polres Blora, Jatanras Polda Jateng, dan Resmob Polres Tulungagung. Ternyata, ketiganya merupakan satu komplotan perampokan di sejumlah toko emas yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Satake Bayu Setianto menyebut, pihak polda kerja sama dengan Polres Blora dan Polres Tulungagung saat membekuk ketiga pelaku. ’’Rencana besok baru kami rilis (konferensi pers) bersama Kapolda untuk detailnya,” ujarnya kemarin (23/4).
Dari data dihimpun, dua dari tiga pelaku melancarkan aksinya di Toko Emas “Murni” turut Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban. Yakni, pria berinisial MM, 27, asal Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Dan, pria berinisial AP, 41, asal Perum Puri Permata Blok A 22, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Sementara, satu pelaku lainnya berinisial GS, 29, asal Desa Sidem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung. GS melakukan pencurian dengan kekerasan (curas) di Toko Emas ”Sahabatku” turut Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora pada 15 Agustus 2023 dan toko emas di Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro pada 30 Oktober 2023.
Adapun barang bukti dari ketiga pelaku terdiri atas lima unit sepeda motor, tiga pucuk airsoftgun jenis Revolver S&W upgrade Ramset, dua belas butir peluru, empat unit HP, kunci T, uang tunai Rp 9 juta, jaket, dan perhiasan emas.
Terpisah, Kapolres Blora AKBP Jaka Wahyudi menjelaskan, jika lokasi penangkapan para pelaku di Tulungagung. Ketiga pelaku saat ini berada di Polda Jateng. ’’Rilis (konferensi pers) ketiga pelaku dilakukan besok (hari ini, Red) di Polda Jateng,” jawabnya singkat. (luk/bgs)
Editor : Hakam Alghivari