Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kades Tanggungan, Baureno-Bojonegoro Diperiksa sekitar Tiga Jam

M. Yusuf Purwanto • Selasa, 6 September 2022 | 20:04 WIB
PULBAKET: Kades Tanggungan Abdul Ghofur menjelaskan saat ditemui awak media di kantor kejari kemarin. (Bhagas Dani Purwoko/RDR.BJN)
PULBAKET: Kades Tanggungan Abdul Ghofur menjelaskan saat ditemui awak media di kantor kejari kemarin. (Bhagas Dani Purwoko/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Aparatur dan Kepala Desa (Kades) Tanggungan, Kecamatan Baureno Abdul Ghofur menghadiri pemanggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro. Pemeriksaan dilakukan tim seksi Intelijen kejari setempat. Pemeriksaan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) 2021. Kades diperiksa sekitar tiga jam.

 

Kasi Intelijen Kejari Reza Aditya Wardhana membenarkan, bahwa sedang memeriksa Kades Tanggungan Abdul Ghofur. “Kami minta klarifikasi Kades Tanggungan menindaklanjuti laporan masyarakat. Tahapnya masih puldata (pengumpulan data) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket),” bebernya.

Ia menambahkan, tim jaksa penyelidik memeriksa empat orang. Tak hanya Kades Tanggungan diperiksa. Tetapi juga tiga perangkat desa.

 

Saat ditemui di lantai satu kantor kejari, Kades Tanggungan Ghofur menerangkan, bahwa kedatangannya di kejari guna mememuhi panggilan untuk menyampaikan klarifikasi serta keterangan perihal BKKD 2021.

 

“Kami sudah sampaikan semuanya (kepada jaksa), namun tidak hafal jumlah pertanyannya tadi. Lebih jelasnya langsung tanya pihak kejaksaan saja,” tuturnya.

Ghofur menyebutkan dirinya hadir bersama sekretaris desa, bendahara desa, dan tim pelaksana (timlak) yang mana juga ikut diperiksa. Klarifikasi diminta terkait pengerjaan jalan cor poros desa Tanggungan-Kalisari-Lebaksari. “Proyeknya sudah dikerjakan dengan panjang 691 meter dan lebar 4,5 meter. Nilainya Rp 2,8 miliar,” imbuhnya.

 

Disinggung adakah pemeriksaan lanjutan, Ghofur mengaku belum tahu informasinya. Perlu diketahui, Desa Tanggungan BKKD yang bersumber dari P-APBD 2021 sebesar Rp 5,6 miliar dengan jenis pembangunan jalan cor. Namun baru cair 50 persen tahap pertama dan pengerjaan fisiknya telah rampung 100 persen. (bgs/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#klarifikasi #bojonegoro #Proyek #kades #Kades Tanggungan