Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Perolehan Zakat dan Infak di Blora Capai Miliaran, Berikut Sasaran Penyaluran

Khorij Zaenal Asrori • Rabu, 12 Juli 2023 | 22:09 WIB

 

Ilustrasi Zakat (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
Ilustrasi Zakat (Ainur Ochiem/RDR.BJN)

BLORA, Radar Bojonegoro — Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Blora cukup tinggi. Nilainya mencapai miliaran rupiah. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Blora, misalnya selama enam bulan terakhir memperoleh dana sebesar Rp 5,2 miliar.

Ketua Pelaksana Baznas Blora Badru Duja Al Amin mengatakan, capaian tersebut berasal dari zakat sebesar Rp 4,7 miliar, infak dan sedekah sebesar Rp 425 juta, dan dana sosisal keagamaan lainnya sebesar Rp 4 juta.

Amin, sapaannya, melanjutkan, ASN adalah penyumbang dana ZIS terbanyak. Setidaknya 95 persen lebih dana ZIS Baznas bersumber dari ASN. Hal itu didukung oleh surat edaran (SE) bupati terkait gerakan cinta zakat. Harapannya dana ZIS setiap bulannya mencapai Rp 1 miliar.

"Ramadan kemarin tepatnya April lalu itu jadi bulan pencapaian ZIS tertinggi. Nominal pencapaian zakatnya yaitu Rp 1,1 miliar. Untuk bulan lainnya selama enam bulan ini sifatnya fluktuatif dan rerata capaiannya Rp 700 juta per bulannya," tuturnya Selasa (11/7).

Ada lima program pokok sasaran. Yaitu, pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan keagaamaan. Sebesar Rp 3,9 miliar disalurkan ke lima program tersebut.

Saat ini pihaknya diajak Pemkab Blora untuk membantu pengentasan kemiskinan ekstrem. Salah satunya melakukan bedah rumah sebagai lanjutan membantu pengentasan kemiskinan ekstrem itu.

"PR kami yaitu bedah rumah di 60 KK yang tersebar di Blora. Targetnya setiap bulan kami bisa melakukan 10 bedah rumah," ungkapnya.

Sementara itu, dana ZIS yang diperoleh Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Blora mencapai Rp 2,5 miliar dalam satu semester ini. Berasal dari zakat sebesar Rp 1 miliar. Selebihnya berasal dari infak dan infak terikat.

"Sumbernya itu dari guru dan karyawan amal usaha Muhammadiyah dan warga masyarakat umum. Nantinya kami salurkan sesuai enam pilar Lazismu. Yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, sosial dakwah dan lingkungan," jelas Deni Triono, Direktur Lazismu Blora. (hul/zim)

Editor : M. Yusuf Purwanto
#zis #blora #baznas