Naufal Abid Fadhlurrohman telah memenangkan sederet pertandingan sepak bola. Mulai tingkat lokal, Provinsi, hingga Nasional.
DEWI SAFITRI, Bojonegoro.
USIA Naufal Abid Fadhlurrohman baru 11 tahun. Namun, telah menjadi salah satu pemain sepak bola muda yang berbakat. Mulai tingkat lokal hingga Nasional.
Naufal memulai sejak masih balita. Bermula dari hobby bermain bola dan melihat aksi Timnas di televisi. Membuatnya sering latihan sepak bola di sekolah hingga bermain bersama teman-temannya ketika pulang mengaji.
Kemudian, mengikuti SSB New Gessic di Desa Sidobandung, Kecamatan Balen untuk lebih mengasah bakat. Kemudian bergabung klub sepak bola, New Gessic dan Palembon Fc.
‘’Ingin menjadi Timnas yang dapat membawa nama harum Bangsa Indonesia. Seperti, idola saya, Marcellino, Rizky Ridho, dan Pratama Arhan,’’ kata siswa kelas 5 SDN Kenep 2, Kecamatan Balen tersebut.
Atlet cilik asal Desa Kenep, Kecamatan Balen itu aktif mengikuti berbagai pertandingan sepak bola. Mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Baginya, mengikuti pertandingan merupakan hal seru. Selain mendapat pengalaman baru, juga bisa mengenal banyak teman. Selain itu, bisa mengetahui beragam trik teman-temannya dalam permainan sepak bola.
Sederet prestasi di bidang sepak bola yang berhasil Naufal raih. Meliputi, Juara 2 Milo National Championship 2025; Juara 1 road to milo national championship 2025; Juara 1 Liga Anak Indonesia 2024; Juara 1 Piala Grassroots Indonesia Korda Blora 2024; Juara III Kejurnas Piala Koni Pusat Ke-V 2024; Juara II Indonesia Cakrawala Soccer 2024; dan Juara I Piala Koni Jatim LAN 2024.
Selanjutnya, peraih Top Score Kopi Nusantara Cup 2024; Juara 1 Kopi Nusantara Cup 2024; Juara 1 League Grassroot 2024; Juara 3 Tarik Soccer Cup 2024; Juara 1 Sepak Bola Tingkat SD se-Bojonegoro; Juara 2 Mannah Cup 2023; Juara 1 Pumpungan Cup 2023; Juara 1 Gendoel Football 2023; serta Juara Pertandingan Lain se-Kecamatan dan Kabupaten.
Putra kebanggaan dari pasangan Rohmat dan Khusufiyati tersebut mengatakan, bagian paling disenangi dari olahraga sepakbola adalah ketika menjadi pemain sayap.
Meski begitu, secara keseluruhan sepak bola tetap menjadi hal yang membahagiakan. Karena selain sebagai hobi, juga menjadi ladang untuk meraih prestasi.
‘’Sukanya semakin banyak pengalaman dan teman dari berbagai daerah. Dukanya, kalau pas tanding tidak sesuai harapan,’’ lanjutnya.
Naufal berharap, dapat menjadi pemain profesional. Terlebih, menjadi pemain Timnas seperti yang dicita-citakan. Dengan harapam membuat bangga orang tua yang selalu mendukungnya.
‘’Semoga ke depan cita-cita saya sebagai Timnas dan anggota Polri bisa tercapai. Paling penting bisa membahagiakan orang tua,’’ pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Hakam Alghivari