Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Mengenal M. Luqman Hakim, Moonton Student Leader asal Bojonegoro: Berawal dari Pemain Newbie Hingga Menjadi Motivator di Dunia Esport

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 18 September 2024 | 15:00 WIB
MEMBANGGAKAN: M. Luqman Hakim, pemuda asal Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro menjadi salah satu Moonton Student Leader. (FARHAN REZA ARDIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
MEMBANGGAKAN: M. Luqman Hakim, pemuda asal Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro menjadi salah satu Moonton Student Leader. (FARHAN REZA ARDIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)

 

Luqman Hakim, seorang pemuda asal Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, telah mencuri perhatian banyak orang berkat kiprahnya di dunia esport, khususnya di gim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).


FARHAN REZA ARDIANSYAH, Bojonegoro


LAHIR di Bojonegoro pada 3 Februari 2004, M. Luqman Hakim telah meniti kariernya di dunia e-sport sejak 2017. Dan, kini di usianya yang masih muda, ia telah menjadi sosok inspiratif bagi para pemain e-sport muda, khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Berawal dari sebuah hobi yang tampaknya sepele, Luqman kini menjelma menjadi figur penting di komunitas e-sport lokal. Dalam sebuah wawancara, Luqman berbagi kisah inspiratifnya tentang perjalanan panjang yang telah ia tempuh.

Perjalanan Luqman di dunia e-sport dimulai pada tahun 2017. Ia kali pertama mencoba bermain MLBB setelah diajak sang kakak. Sejak saat itu, ketertarikannya terhadap gim semakin berkembang, terutama karena gim tersebut dianggap seru dan cocok dimainkan bersama teman-temannya.

’’Game ini cukup mudah dan seru, cocok dimainkan saat nongkrong,” ujar Luqman. Tahun pertama sebagai seorang pemain newbie dijalaninya dengan penuh antusias. Setahun kemudian, pada tahun 2018 hingga 2019, Luqman mencoba peruntungannya di pro scene.

Ia bergabung dengan salah satu tim e-sport yang sedang berkembang. Namun, kariernya sempat tertahan lantaran kurangnya dukungan dari orang tua. Ia keluar dari tim setelah menjalani percobaan selama satu bulan.

Luqman tidak menyerah. Di tahun 2020, ia bergabung dengan tim lokal untuk ikut serta dalam salah satu ajang kompetisi E-Sport Indonesia (ESI) mewakili kotanya. Pengalamannya semakin bertambah ketika ia mendirikan komunitas e-sport di lingkup Sekolah Menengah Atas (SMA) pada 2021.

Selain itu, ia juga menjajal dunia rank boosting atau joki untuk membantu para pemain lain mencapai level lebih tinggi dalam gim. Kisah menarik terjadi pada momen ini, ketika orang tua Luqman yang awalnya menentang kegiatannya di dunia e-sport, akhirnya memberikan dukungan penuh.

’’Hal paling berkesan adalah ketika orang tua awalnya melarang, tapi sekarang mereka mendukung penuh,” ungkap Luqman. Perubahan sikap orang tua Luqman menjadi salah satu pemicu semangatnya untuk terus berkembang di dunia e-sport.

Pada 2022, Luqman mendirikan beberapa usaha terkait e-sport, seperti toko top-up yang ia namai Hexastore, BDS, dan Team Surf. Ini menjadi tonggak awalnya dalam membangun karier yang lebih serius di bidang e-sport.

Tidak hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai pengusaha dan pengurus. Puncaknya, pada 2023, Luqman diangkat sebagai Moonton Student Leader (MSL), sebuah gelar yang diberikan oleh Moonton, pengembang gim MLBB, kepada para pemimpin mahasiswa yang berprestasi di bidang e-sport.

Sebagai MSL, Luqman dikenal di berbagai kampus besar di seluruh Indonesia. Ia bahkan menjadi pendiri dari komunitas e-sport di kampusnya, IKIP PGRI Bojonegoro, yang sekarang dikenal sebagai pusat pengembangan bakat e-sport di kalangan mahasiswa setempat.

’’Bagian paling saya sukai adalah menjadi MSL, di mana saya sangat dikenal di berbagai kampus top Indonesia dan bisa mengharumkan nama kampus IKIP PGRI Bojonegoro,” kata Luqman penuh kebanggaan.

Meski telah mencapai banyak hal, Luqman tetap menyimpan harapan besar untuk masa depan. Salah satu impiannya adalah mendapatkan beasiswa Moonton Care, sebuah program beasiswa yang disediakan oleh Moonton untuk para pemain e-sport yang berprestasi.

’’Program ini sangat penting bagi saya, dan saya berharap bisa mendapatkannya,” jelasnya. Selain itu, Luqman juga bertekad untuk menjadi motivator bagi generasi muda yang ingin menekuni e-sport.

Ia membuka pintu selebar-lebarnya bagi para pemain yang ingin bergabung dengan timnya, baik dari kalangan mahasiswa IKIP maupun umum. ’’Untuk adik-adik yang bercita-cita menjadi pro player dan kurang dukungan dari orang tua, saya siap membantu dengan relasi yang saya punya,” ucapnya.

Kini, Luqman terus melangkah menuju perannya sebagai Moonton Local Agent, sebuah jabatan yang mengharuskan dirinya menjadi penyelenggara acara serta motivator bagi anak-anak muda yang tertarik untuk mengembangkan potensi di dunia e-sport, khususnya MLBB.

Perjalanan Luqman dari pemain newbie hingga menjadi pengurus e-sport memang patut menjadi inspirasi bagi semua kalangan, terutama bagi mereka yang ingin menekuni dunia e-sport dengan serius. (*/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#pro player #mahasiswa #kalitidu #Esport #motivator #newbie #Mobile Legends: Bang Bang #e-sport #pelajar #e-sport Indonesia #esi #MOONTON #content creator #mlbb #Moonton Cares #sma #bojonegoro #MSL #orang tua #Talok #game #pemain #IKIP PGRI #mobile legends