Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jangan Nekat! Microsoft Ancam Ban Seumur Hidup Pembajak Forza Horizon 6 Usai Dugaan Kebocoran Data

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:32 WIB
(Dok. Microsoft)
(Dok. Microsoft)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sebelum peluncuran resmi pada Jumat (15/5), Microsoft dan studio milik mereka, Playgorund Games diduga mengalami kebocoran data produk video terbaru mereka, Forza Horizon 6 (FH6). Sejak saat itu perusahaan asal Amerika Serikat tersebut mengancam hukuman ban atau larangan bermain seumur hidup bagi mereka yang nekat memanfaatkan kebocoran tersebut.

Menurut laporan IGN dan Windows Central pada Selasa (12/5), data gim utuh yang sedianya disediakan untuk kebutuhan review oleh jurnalis sempat terunggah tanpa enkripsi ke platform Steam, sehingga berbagai peretas dapat membajak produk secara utuh sebelum peluncuran resmi. Microsoft sendiri membenarkan kebocoran data tersebut, namun membantah bahwa data yang terunggah tidak terenkripsi.

“Kami menerima laporan bahwa ada data utuh Forza Horizon 6 yang dapat diakses secara umum sebelum tanggal rilis resmi. Kami memastikan bahwa masalah ini tidak disebabkan oleh proses pengunggahan data awal,” bunyi pernyataan Microsoft dan Playground Games pada Selasa di media sosial mereka.

Total seluruh paket gim sebesar 155 GB dapat ditarik dari Steam dan dibajak pada Selasa. Per Kamis (14/5), Microsoft mengklaim produk mereka telah terenkripsi kembali sesuai dengan jadwal akses untuk jurnalis dan reviewer.

Selain itu, mereka juga mengancam mereka yang membajak dan memainkan FH6 jauh lebih awal dengan hukuman ban atau larangan bermain. “Kami mengambil tindakan serius bagi mereka yang mengakses data gim lebih awal, termasuk dengan menjatuhkan ban perangkat keras atau ban dari seluruh seri Forza,” lanjut pernyataan mereka.

Baca Juga: Komdigi Putuskan Hentikan Sementara Penerapan Rating IGRS dan Investigasi Dugaan Kebocoran Data

(Dok. DVS Squad)
(Dok. DVS Squad)

Salah satu konten kreator seri Forza atas nama DVS Squad diketahui menjadi salah satu ‘korban’ kebijakan tersebut. Tidak tanggung-tanggung, hukuman yang dijatuhkan berlaku hingga 31 Desember 9999, atau dengan kata lain seumur hidup.

Pun demikian konten kreator tersebut menggunakan akun alternatif untuk mengakses gim bajakan tersebut, sehingga dirinya tidak banyak ambil pusing. “Saya tahu resikonya dan saya tidak khawatir sama sekali, toh saya bisa bikin akun baru,” ujar DVS dalam video ekspose buatannya pada Kamis, yang kini telah dihapus.

Namun dengan diluncurkannya FH6 edisi premium pada Jumat, kini kaum gamer tidak lagi memiliki alasan untuk membajak gim yang mengajak mereka berkeliling Jepang tersebut. Bagi mereka yang tidak memiliki kocek melimpah, masih ada FH6 versi standar yang bisa ditebus dan dimainkan mulai Selasa minggu depan (19/5). (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#ban seumur hidup #microsoft #forza horizon 6 #larangan bermain #Forza Horizon