Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Peduli Korban Bencana Sumatera, Pemprov Jatim Putuskan Tiadakan Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 25 Desember 2025 | 01:24 WIB
(Dok. Pemkot Surabaya)
(Dok. Pemkot Surabaya)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana tidak akan menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun baru (31/12). Sebagai gantinya, pihak pemprov akan menggelar shalawat bersama sehari sebelumnya (30/12).

Rencana tersebut dikemukakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sedkaprov) Jawa Timur, Adhy Karyono.  Alasannya, pihak Pemprov Jatim bersimpati terhadap bencana banjir yang melanda pulau Sumatera, sehingga tidak menggelar pesta kembang api sebagai bentuk solidaritas.

"Tidak ada pesta rakyat saat malam tahun baru, kalau kami hanya ada untuk bersalawat tanggal 30 Desember malam di Islamic Center karena kita sedang musibah," jelasnya pada Selasa (23/12) kepada awak media.

Selain itu, Adhy juga mengajak pemda kota dan kabupaten di Jawa Timur untuk bertindak serupa dan tidak menggelar pesta kembang api untuk merayakan tahun baru. Pesta rakyat tetap boleh digelar oleh pemda untuk perayaan tahun baru, namun ada baiknya dalam bentuk elbih sederhana sebagai bentuk empati.

"Tentu kami juga mengimbau kepada bupati, wali kota di dalam perayaan malam tahun baru ini tidak terlalu menunjukkan pesta rakyat, tapi mungkin untuk bisa berempati dengan musibah yang ada di Sumatra dan Aceh," tambah Adhy.

Selain itu, tentu Adhy juga tidak melarang masyarakat umum merayakan pergantian tahun, selama tetap kondusif. "Silakan masyarakat melakukan kegiatan seperti biasa, kami pesan saling menjaga kondusifitas yang sudah sangat baik ini," ujarnya.

Sejauh ini diantara berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur, baru Kabupaten Kediri dan Kota Malang yang juga memutuskan tidak menggelar pesta kembang api di malam tahun baru. Serupa dengan Pemprov Jatim, keduanya mengganti pesta kembang api dengan shalawat dan doa bersama.

“Perayaan tahun baru nanti tidak ada pesta kembang api. “Saya rasa kok tidak etis kalau kita melakukan sesuatu hal yang sifatnya selebrasi, bersenang-senang sedangkan saudara-saudara kita di tiga provinsi tersebut masih mengalami kesulitan,” jelas Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana pada Selasa sebagaimana dikutip dari Jawa Pos Radar Kediri. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Jawa Timur #pesta kembang api #bupati kediri #malam tahun baru #pemprov jatim #Jatim #banjir #Shalawat #sumatera #tahun baru #Adhy Karyono #kediri #kembang api