RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kenaikan harga plastik yang kini terjadi bisa menimbulkan dampak positif bagi masyarakat. Terutama dalam pengurangan sampah plastik.
Tentu dengan mengubah gaya hidup masyarakat untuk menggunakan wadah ramah lingkungan sebagai pengganti plastik.
Pegiat Lingkungan Alas Institute Sri Qomariyah mengatakan, dengan kenaikan harga plastik ini menjadi momentum yang bisa diambil manfaatnya secara bersama.
Masyarakat bisa mengubah kebiasaan atau prilaku ketika berbelanja menggunakan kantong plastik. Tentu bisa diubah dengan membawa wadah tak sekali pakai sendiri.
‘’Ketika pasar bisa membawa tas sendiri dari rumah,” ungkapnya.
Baca Juga: Hadapi Kenaikan Harga Plastik, CEC Bojonegoro Sarankan Penggunaan Kemasan Ramah Lingkungan
Sri menambahkan, masyarakat juga bisa membawa wadah sendiri ketika membeli makanan dan minuman. Sehingga ada keberlanjutan atau terus menerus.
Ketika masyarakat sudah mengubah perilaku dengan membawa wadah sendiri dapat mengurangi timbunan sampah plastik. Tentu sampah plastik menjadi permasalahan darurat sampan anorganik.
Selain itu, kenaikan harga plastik berpengaruh bagi masyarakat terutama usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sudah bergantung pada wadah plastik.
Sehingga perlu dilakukan edukasi bersama untuk membawa wadah sendiri ketika jual-beli.
Advisor East Java Super Corridor (EJSC) Bojonegoro Ilham Abitama mengatakan, kenaikan harga plastik saat ini bisa jadi momentum krusial bagi industri dan masyarakat untuk mempercepat transisi ke kemasan ramah lingkungan.
Sehingga upaya untuk mengurangi sampah plastik dan menjaga kelestarian lingkungan lebih mudah dicapai.
‘’Contoh mudah yang bisa diterapkan sehari-hari dengan membawa tas belanja sendiri saat belanja di pasar atau swalayan,” ungkapnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana