Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jelang Nataru, Harga Cabai Rawit Bojonegoro Masih Pedas di Angka Rp 70 Ribu

Yana Dwi Kurniya Wati • Senin, 15 Desember 2025 | 14:45 WIB
PASAR WISATA: Pedagang di Pasar Wisata menyebut adanya kenaikan harga kebutuhan pokok jelang momen liburan Nataru.
PASAR WISATA: Pedagang di Pasar Wisata menyebut adanya kenaikan harga kebutuhan pokok jelang momen liburan Nataru.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Harga bumbu dapur menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 mengalami lonjakan signifikan. Di antaranya cabai rawit saat ini menyentuh Rp 70 per kilogram (kg). Diprediksi bisa mencapai Rp 100 ribu per kg seperti tahun lalu. Sementara itu, harga telur juga mengalami kenaikan.

"Beberapa hari ini turun harga untuk cabai, tapi sekarang naik lagi. Kemungkinan bakal naik lagi saat mendekati nataru," ujar Adrian salah satu pedagang Pasar Wisata (Parwis) kemarin (14/10).

Pria akrab disapa Dian itu melanjutkan, harga terbaru sejumlah cabai mengalami penurunan beberapa hari terakhir. Dari sempat naik mencapai Rp 90 per kg untuk cabai rawit. Kini, kata dia, harga di Rp 70 per kg.

Sementara, cabai tampar atau merah Rp 65 per kg, cabai lalap Rp 35 per kg, lompong ijo Rp 25 ribu per kg, dan lompong merah Rp 50 ribu per kg. Dia mengatakan, kenaikan harga salah satunya disebabkan kebutuhan yang terus meningkat.

Sementara itu, kata Dian, beberapa bumbu dapur lainnya juga mengalami kenaikan. Di antaranya bawang putih dari Rp 28 ribu menjadi Rp 32 ribu per kg; kemiri sebelumnya Rp 37 ke Rp 50 ribu per kg; kacang tanah dari Rp 30 ribu ke Rp 42 ribu per kg; dan telur dari Rp 28 ribu ke Rp 30 ribu per kg. "Puyuh naik, Rp 35 ribu jadi Rp 39 ribu per kg," tambahnya.

Erna Fitrianti pedagang lainnya menambahkan, beberapa bumbu dapur mengalami penurunan harga. Tapi, masih di angka tergolong tinggi. Meliputi bawang merah dari Rp 55 ribu menjadi Rp 45 ribu per kg; cabai keriting Rp 70 ribu ke Rp 65 per kg; dan tomar dari Rp 12 ribu menjadi Rp 9.000 per kg. "Cabai rawit turun dari Rp 90 ribu ke Rp 70 ribu per kg," ujarnya.

Erna, sapaannya memprediksi, terjadi kenaikan harga mendekati Nataru 2026. Sebab, tahun lalu harga cabai rawit di kisaran Rp 100 ribu per kg. "Kemungkinan bakal naik lagi. Cabai tahun lalu sepertinya sampai Rp 100 ribu per kg," beber perempuan asal Kecamatan Kota itu. (yna/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#bumbu dapur #Cabai #natal #telur #nataru #pasar wisata #bojonegoro #tahun baru #Harga Bumbu Dapur #cabai rawit