BLORA, Radar Bojonegoro - Populasi sapi melimpah menjadikan Blora sebagai sumber penghasil sapi tertinggi di Jawa Tengah. Namun, dinilai para peternak tidak mendapatkan keuntungan signifikan.
Sebab, banyak proses penjualan melalui makelar sapi. Sehingga, pemkab mulai diajak kerja sama oleh perguruan tinggi. Rencana bakal ada aplikasi jual beli hewan ternak. Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair Surabaya Imam Musthofa mengatakan, pihaknya dan tim tengah merancang aplikasi bernama showroom sapi.
Tujuannya, untuk mempertemukan pedagang dan peternak bertransaksi melalui online. Aplikasi tersebut rencana bakal coba diterapkan di Blora. ’’Aplikasi itu kami buat sebagai bentuk kepedulian terhadap peternak. Pasalnya, sering kali keuntungan yang didapatkan peternak lebih sedikit dibandingkan dengan pedagang sapi,” ucapnya saat ditemui Radar Bojonegoro di Gedung Setda Blora.
Ia menjelaskan, aplikasi akan mendekatkan peternak dengan pembeli. Tentu prinsipnya dengan mengedepankan keadilan dalam bertransaksi. Adanya aplikasi itu akan memudahkan peternak menjual sapi secara online.
Dengan cara menyertakan foto dan deskripsi harga dan spesifikasi hewan ternak. ’’Meskipun online, aplikasi telah dilengkapi dengan rumus-rumus bisa memperkirakan bobot sapi yang dijual, harganya langsung bisa muncul,” ucap Iman.
Bupati Blora Arief Rohman menyambut baik penawaran inovasi dari Unair Surabaya. Pihaknya akan menindaklanjuti inovasi tersebut dengan dinas terkait. ’’Inovasi itu akan kami koordinasikan dengan dinas pangan, pertanian, peternakan dan perikanan (DP4) ke depannya,” tuturnya. (luk/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana