Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

DPKPCK Bojonegoro Klaim Akses Drainase Lancar Meskipun Terjadi Genangan

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 5 Desember 2024 | 19:58 WIB
GENANGAN: Akibat curah hujan yang tinggi, ruas Jalan Pattimura tergenang air usia turun hujan tiga jam pada Selasa lalu (3/12). (WAHYU DHANI ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
GENANGAN: Akibat curah hujan yang tinggi, ruas Jalan Pattimura tergenang air usia turun hujan tiga jam pada Selasa lalu (3/12). (WAHYU DHANI ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Hujan deras yang terjadi pada Selasa (3/12), membuat genangan di empat titik jalan kawasan Kota Bojonegoro. Namun, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro mengklaim akses drainase lancar.

Meskipun berdasar pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, hujan yang terjadi selama tiga jam itu, membuat sejumlah kendaraan mogok dan pengendara harus berhati-hati. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro juga mencatat genangan tersebut sempat merendam ruas Jalan Panglima Polim, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Pattimura, dan Jalan Mastrip.

Kepala Bidang (Kabid) Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) DPKPCK Bojonegoro Iwan Maulana mengatkan, bahwa genangan yang terjadi di musim penghujan saat ini, tidak dipengaruhi oleh material atau akar di drainase.

’’Untuk genangan sudah tidak dipengaruhi oleh akar-akar pohon, melainkan antrean saluran yang masuk ke Bengawan Solo,” ungkapnya. Menurut Iwan, akses drainase tidak terjadi kendala, terlebih sudah dilakukan pengerukan oleh DPKPCK Bojonegoro. ’’Untuk akses drainase sudah dilakukan pengerukan, sejaun ini tidak ada kendala,” terangnya kemarin (4/12) kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan dinas pengairan sebagai pengelola kali afvour ke Bengawan Solo. ’’Apabila curah hujan sangat tinggi, pompa air yang berada di kali afvour Bengawan Solo segera dihidupkan untuk mempercepat aliran,” pungkasnya.

Terpisah, Kasiono penjaga pompa air Bengawan Solo mengatakan, bahwa pompa dan pintu air di Bengawan Solo memang harus melihat ketinggian bengawan, sebab beberapa pintu air lebih rendah dibanding bengawan.

’’Kalau di Karangpacar ini lebih tinggi dan langsung mengalir ke bengawan namun seperti di Ledok Kulon itu lebih rendah, jadi harus dipompa dan melihat kondisi Bengawan Solo,” terangnya. (dan/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Drainase #pompa air #bengawan solo #hujan deras #Hujan #genangan #dpkpck #DPKPCK Bojonegoro #Pintu Air #bojonegoro #afvour