BLORA, Radar Bojonegoro - Sebanyak 643 calon jamaah haji (CJH) usai melaksanakan manasik di Pendopo kemarin (28/4). Manasik bakal dilanjutkan lagi di setiap kecamatan sebanyak 6 kali. Itu dilakukan sebagai bekal menunaikan ibadah di Makkah. CJH Blora dijadwalkan berangkat pada 3 Juni mendatang. Para CJH itu terbagi menjadi 3 kloter.
Plt Kepala Kantor Kemenag Blora Mustaqim mengungkapkan, kuota haji secara nasional bertambah, termasuk Blora. Di Blora ada 643 CJH yang akan berangkat. Mereka terdiri 636 CJH reguler, 5 orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), dan 2 orang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
“Atau terdiri dari 293 pria dan 350 wanita yang akan berangkat ke Tanah Suci,” ungkapnya.
Mustaqim menambahkan, dari jumlah tersebut, terdapat calon jamaah termuda yang masih berusia 20 tahun pada pelaksanaan haji tahun ini yakni Enggar Kusuma Wardani asal Desa Sidomulyo Kecamatan Cepu. Sementara untuk jamaah tertua atas nama Matroji Sumadi, yang berusia 85 tahun.
“Pemberangkatan pada 3 Juni mendatang, rencananya terbagi menjadi 3 Kloter,” jelasnya.
Pihaknya mengatakan, manasik haji penting bagi CJH agar para jamaah paham dan mampu melaksanakan ibadah haji di tanah suci dengan baik dan benar. Manasik yang telah diselenggarakan dua hari di Pendapa bakal dilanjutkan.
“Dilanjutkan pelaksanaan manasik di tingkat Kecamatan sebanyak 6 kali mulai hari ini (29/4) hingga 4 Mei,” terangnya.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kankemenag Blora, Amalia Winarni menambahkan, semua calhaj telah memenuhi persyaratan, termasuk kondisi kesehatan. Bagi para lansia, tahun ini pemerintah membuka pendampingan lansia, dan sudah terisi sekitar 26 orang pendamping di Blora. Selain lansia umur 60 tahun, tercatat ada 9 lansia prioritas dengan usia 85 tahun. (luk/zim)
Editor : Hakam Alghivari