LAMONGAN, Radar Lamongan - Hujan mengguyur Lamongan mulai pagi hingga sore hari, kemarin (13/3). Hal ini cukup memengaruhi pengerjaan jalan lingkar utara (JLU) Kecamatan Deket – Termasuk pada proses pemasangan geotekstil pada sesi satu di Desa Rejosari, Kecamatan Deket.
Seperti diketahui, lapisan geotekstil merupakan lembaran sintetik berpori yang memiliki sifat tembus air dan fleksibel. Material tersebut digunakan sebagai stabilisasi tanah dasar dalam pekerjaan teknik sipil. ‘’Pengerjaan terkendala hujan, terutama pada sesi satu,’’ ujar Koordinator Pengurus Lapangan PPK 4.5, Surya Firmansyah kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (13/3).
Tahapan pengerjaan di sesi satu yakni lapisan geotekstil, pengurukan, dan prefabricated vertical drain (PVD). Dia menjelaskan, saat ini pengerjaan di sesi satu sudah mencapai 1 kilometer (km) dari panjang 3,2 km. Jika tidak molor, proses pengerjaan tahapan tersebut memakan waktu hingga dua bulan ke depan.
’Diperkirakan pada Bulan Mei tentunya selesai untuk sasi satu pengurukan dan pemasangan PVD-nya,’’ terangnya.
Surya mengatakan, alat PVD memiliki tinggi 25 meter. Alat tersebut rawan tersambar petir. Sehingga cukup riskan jika dioperasikan saat turun hujan. Hal itulah yang cukup menghambat pengerjaan.
‘’Tak hanya itu saja, tentunya tambak sendiri masih ada airnya, sehingga pemasangan lapisan geotekstil harus ekstra keras,’’ ucapnya. (mal/ind)
Editor : Hakam Alghivari