Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Rahayu Lestari Putri, Perajin Kotak Hantaran Pernah Gagal Jualan Camilan

Hakam Alghivari • Rabu, 6 Maret 2024 | 21:00 WIB
ULET: Rahayu Lestari Putri menunjukkan salah satu produknya. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)
ULET: Rahayu Lestari Putri menunjukkan salah satu produknya. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro- Keuletan jadi prinsip Rahayu Lestari Putri meraih satu demi satu mimpinya di bidang usaha. Tekadnya mengubah ekonomi keluarga membulat. Sebagai anak tunggal dan harapan keluarga, tidak pernah takut gagal. Semangatnya terus menyala mengiringi setiap langkah dalam perjuangannya.

Rahayu kerap menemui kegagalan di tengah perjuangannya dalam dunia usaha. Bahkan, pernah berjualan camilan dan berhenti karena merugi. Tidak putus asa, justru kegagalan tersebut menjadi pemantik semangatnya untuk mencari ide jualan yang bisa bertahan lama.

Perempuan 26 tahun itu memulai usahanya pada 2020. Yakni, dengan berjualan selempang wisuda. Kemudian, muncul ide membuat hampers box (kotak hantaran) untuk kado ulang tahun, wisuda, hingga pernikahan.

Tapatnya, sejak Desember 2022 hingga sekarang. ‘’Memulai usaha hampers box dengan modal Rp 2 juta. Hasil dari jualan selempang wisuda, paket data, dan pulsa di rumah,’’ ujar alumni Universitas Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro itu.

Rahayu merasa senang berkecimpung di bidang digital marketing dan bisnis. Sebelumnya, pernah menjadi reseller baju dan perabot rumah tangga. Meski merasa kesulitan karena belum memiliki nama dan belum terjual.

Namun, tidak menyerah. Terus semangat untuk mempromosikan jualannya dengan membuat konten setiap hari dan live di market place.

Meski sempat dipandang remeh karena terus melanjutkan usahanya. Padahal tidak ada yang melihat hingga sekitar dua bulan belum ada hasilnya. Namun, tetap konsisten untuk Live hingga berjam-jam dalam sehari.

‘’Meskipun terkadang tidak ada yang melihat. Satu dua bulan masih sepi pembeli. Namun, di bulan ketiga langsung ramai karena beberapa konten banyak for your page (FYP). Jadi, benar-benar merintis dari nol,’’ ujar Perempuan asal Desa/kecamatan Bubulan tersebut.

Perempuan yang kini berdomisili di Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro tersebut merasa bersyukur karena memiliki bekal untuk merintis usahanya tersebut. Juga, pernah mengikut pelatihan digital marketing. Ia menyukai dunia bisnis, termasuk segala tantangannya.

Dengan usaha hampers box ini, Rahayu ingin semua orang bisa merayakan momen bahagia dengan budget minimal. Mengingat, harga barang jualannya tergolong ramah di kantong. Bahkan, customer yang sudah checkout di market place miliknya merata dari seluruh Provinsi di Indonesia.

‘’Menjadi seorang penjual hampers box itu senang. Apalagi saat bikin kartu ucapan cutomer yang random. Dari ucapan sedih hingga berbunga-bunga. Semua itu enjoy banget,’’ katanya.

Dia mengatakan, selama menjalankan usaha dibantu packing oleh bapak ibunya. Orang tuanya tersebut sangat mensupport. Bahkan, kesuksesan dalam usahanya juga tidak lepas dari doa kedua orang tuanya. ‘’Tanpa mereka aku tidak bisa apa-apa. Mungkin sudah menyerah ketika melewati masa-masa sulit dalam dunia usaha ini,’’ tuturnya.

Rahayu mengatakan, ketekunannya dalam dunia bisnis salah satunya juga karena terinspirasi dengan tokoh Merry Riana. Dimulai dari film Mimpi Sejuta Dolar yang ditontonnya ketika SMK. Film tersebut berhasil melekat dipikirannya dan menumbuhkan karakter bisnis dalam dirinya.

‘’Terinspirasi dari perjuangan Merry yang luar biasa ketika merantau ke Singapore,’’ ujarnya.

Menurut Rahayu, jualan jangan dianggap remeh. Apalagi lulusan sarjana. Mengingat, Rasulullah dulu juga berdagang. Jadi, sebagai anak muda tidak perlu malu untuk memulai usaha.

‘’Jadilah seperti perangko yang nempel terus di tujuan. Jangan berhenti sebelum merasakan hasilnya,’’ pungkasnya. (*/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#Perajin #ide jualan #usaha #bojonegoro #kotak #Mimpi #perjuangan #hantaran