BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Puncak acara Partai Golkar bersalawat, sekaligus sosialisasi kemenangan Prabowo-Gibran sekali putaran berlangsung lancar. Kegiatan ini berlangsung di GoFun Entertainment Complex kemarin pagi (21/1).
Acara ini dihadiri Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar Jakarta, dr. Heri Sugiono; Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jatim sekaligus Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, H. Sarmuji, SE., M.Si.; Pembina TKD Prabowo-Gibran Jatim, Dr. KH. Tamam Syaifuddin M.Si.
Juga Ketua TKD Prabowo-Gibran Jatim, Budi Priyono; Ketua TKD Prabowo-Gibran Kabupaten Bojonegoro sekaligus Ketua DPD Golkar Bojonegoro, Mitro’atin; Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Asmanah, KH. Ainun Na'im; Habib Rizki bin Abdul Qodir Al Jufri; Ustaz Mundzib Group Gasona, serta para ibu nyai, ning, para kiai kampung se-Bojonegoro, dan 5.000 orang .
Dalam sambutannya, Hj. Mitroatin mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran Ketua DPD Golkar Jatim, H. Sarmuji, SE. M.Si.; Ketua TKD Prabowo-Gibran Jatim, Budi Priyono; dan Pembina TKD Prabowo-Gibran Jatim, Dr. KH. Tamam Syaifuddin. M.Si yang juga pengasuh Ponpes Modern Al Fatimah juga semua hadirin yang hadir.
’’Selamat datang, dan terima kasih atas kehadiran semuanya,” ujarnya.
Ketua DPD Golkar Jatim H. Sarmuji juga sangat mengapresiasi acara buat kemenangan Golkar dan Prabowo-Gibran sekali putaran. Dia bangga dengan kader-kader hebat Golkar. Dan, optimistis pemilihan presiden dimenangkan pasangan Prabowo-Gibran sekali putaran.
’’Kegiatan untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran ini sangat bagus. Agar pemilu nanti cuma berjalan satu putaran. Guna tidak menambah anggaran pemilu,” katanya.
Dewan Penasihat Partai Golkar Bojonegoro sekaligus Pembina TKD Prabowo-Gibran Jatim Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si menyampaikan salam hormat dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Dan, mengapresiasi acara ini.
Kiai Tamam menegaskan, bahwa jika ada kelompok yang masih meragukan ke-Nahdlatul Ulama-annya Bu khofifah tidak usah digubris. Itu pikiran yang tendensius sesat dan menyesatkan. ’’Kalau ada yang bilang Bu Khofifah bukan orang NU, tidak usah digubris. Karena beliau 100 persen warga NU,” ujar kiai Tamam.
Dia mengajak ibu nyai, ning, gus, para habib, kiai kampung kader-kader muslimat, fatayat, relawan Prabowo-Gibran untuk terus semangat. Selain itu, ia mengimbau agar para relawan mengajak setiap masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari mendatang
’’Mari gunakan hak pilih, kita kawal suara Prabowo-Gibran agar menang pemilu untuk menjadi presiden dalam sekali putaran. Jangan saling membenci, mari kita rangkul semua pihak untuk memenangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran,” tambahnya. (*/tih)