Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Rumput Lapangan Golf Cepu Butuh Perawatan Intensif

Hakam Alghivari • Sabtu, 20 Januari 2024 | 21:55 WIB
RAWAT: Petugas lapangan golf di area Migas Cepu Edupark (MCE) secara rutin memotong rumput guna menjaga kualitas dan estetika. (LUKMAN HAKIM/RDR.BJN)
RAWAT: Petugas lapangan golf di area Migas Cepu Edupark (MCE) secara rutin memotong rumput guna menjaga kualitas dan estetika. (LUKMAN HAKIM/RDR.BJN)

BLORA, Radar Bojonegoro - Hamparan rumput nan hijau membentang luas di lapangan golf milik Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM) Migas Cepu. Mesin-mesin pemotong rumput digerakkan petugas untuk merawat dan menjaga kualitas lapangan dan estetika rumput khas lapangan golf.

Lapangan golf yang berada di area Migas Cepu Edupark (MCE) itu menjadi satu-satunya lapangan golf yang masih aktif di Blora. Sebab, eks lapangan Golf di Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora tidak terurus dan mangkrak.

Lokasi yang berbatasan dengan kabupaten lain menjadi tujuan strategis para pecinta olahraga Golf. ’’Setiap harinya kami lakukan perawatan rumput di lapangan golf ini. Dirapikan menggunakan mesin pemotong,” ujar Lestari salah satu pengawas di lapangan golf Cepu saat ditemui Jawa Pos Radar Bojonegoro, Jumat (19/1).

Lapangan golf di Nglajo, Kecamatan Cepu itu ditambah  dengan fasilitas penunjang seperti wahana air, restoran, museum migas, hingga informasi tentang industri migas dari hulu sampai hilir di MCE.

Perawatan rumput lapangan golf dilakukan setiap hari. Sebelum dan sesudah lapangan dipakai bermain oleh para pengunjung. Saking diperhatikannya kualitas lapangan, rumput dengan tinggi satu jengkal tangan harus dicabut.

Hal itu dilakukan untuk menyuguhkan kesan lapangan tampak eksotis. ’’Pengunjung banyak biasanya weekend. Kalau hari biasa juga ada, setiap pagi dan sore,” katanya.

Basuki salah satu warga Bojonegoro mengaku, biasanya menghabiskan weekend paginya untuk olahraga golf di Cepu. Sebab, di kabupatennya tidak ada sarana untuk menyalurkan hobi bermain golfnya. ’’Kalau main golf ya di Cepu. Di Bojonegoro kan tidak ada, biasanya setiap Sabtu pagi,” katanya.

Lapangan golf tersebut juga sering digunakan turnamen dengan peserta antar daerah. Tentu masih aktifnya lapangan golf itu berdampak kepada kuliner di wilayah Cepu. (luk/bgs)

 

Editor : Hakam Alghivari
#perawatan #Lapangan #golf #PPSDM #blora #intensif