Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Bendungan Gerak Bengawan Solo di Kecamatan Trucuk, Bojonegoro Mulai Dibuka, Eceng Gondok Perlahan Menghilang

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 9 November 2023 | 22:20 WIB
DIBUKA: Salah satu pintu air di Bendungan Gerak kemarin (8/11), eceng gondok yang sempat menutup permukaan sungai larut terbawa arus. (WAHYU DHANI A/RDR.BJN)
DIBUKA: Salah satu pintu air di Bendungan Gerak kemarin (8/11), eceng gondok yang sempat menutup permukaan sungai larut terbawa arus. (WAHYU DHANI A/RDR.BJN)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pin­tu Bendungan Gerak Be­ngawan Solo di Kecama­tan Trucuk mulai dibuka,  eceng gondok perla­han hilang. Namun, akade­misi menganggap be­lum solusi.

Eceng gondok ter­sebar mulai Kecamatan Padangan, Kecamatan Ka­siman, Kecamatan Gayam, Kecamatan Malo, Ke­camatan Trucuk, dan Ke­camatan Kalitidu.

Ahmad Nurkolis, salah satu warga Desa Padang, Ke­camatan Trucuk me­nga­takan, pintu Bendu­ngan Gerak memang dibu­ka salah satu. Me­nurutnya, dibukanya pin­tu air tersebut membuat sebagian eceng gon­dok mulai larut. Diman­faatkan warga untuk me­nangkap ikan, karena re­rata banyak ikan yang di bawah eceng gondok. ’’Satu pintu sudah dibuka, dan banyak eceng gon­dok yang mulai hilang,” ungkapnya.

Dosen Ilmu Lingkungan Laily Agustina mengatakan, dengan dibukanya pintu air memang dapat memang dapat melarutkan eceng gondok, namun dikhawatirkan blooming eceng gondok justru berpindah ke daerah lain.

Padahal, tanaman itu menimbulkan dampak buruk bila mengalami over populasi.

‘’Sesungguhnya masalah ini (eceng gondok) hanya dipindahkan,” ungkapnya. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#bengawan solo #Bendungan Gerak #tanaman air #trucuk #Blooming #bojonegoro #Eceng Gondok #populasi