BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Semarak kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-78 tampak dan terasa di Kabupaten Bojonegoro. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bojonegoro terus mendukung gerakan nasional pembagian 10 juta Bendera Merah Putih kepada masyarakat.
Bahkan, sebelum upacara dimulai kemarin (17/8), pegawai Bakesbangpol membagikan bendera bagi peserta upacara dan masyarakat. Terlebih masyarakat diperkenankan untuk menyaksikan kegiatan upacara HUT RI di Alun-alun Kota Bojonegoro.
Kepala Bakesbangpol Bojonegoro Mahmudi, S.Sos. MM menuturkan, pembagian bendera tersebut untuk melatih dan meningkatkan semangat kebangsaan dan jiwa patriotisme kepada masyarakat secara luas.
Pihaknya memastikan ikut ambil bagian untuk menyukseskan program dari Kementerian Dalam Negeri tersebut. ‘’Totalnya sudah sekitar 18 ribu pembagian bendera yang juga digerakkan oleh masyarakat secara luas,” ungkapnya.
Gerakan Nasional berbagi dan mengibarkan Bendera Merah Putih tersebut terus ditekankan, khususnya mulai 1 sampai 31 Agustus 2023. Hal tersebut agar setiap rumah, kantor, sekolah dan lain-lain dipastikan telah mengibarkan Bendera Merah Putih satu tiang penuh.
Dalam upaya tersebut, Kesbangpol terjun langsung ke masyarakat, untuk membagika bendera hingga mengganti bendera yang lusuh atau rusak untuk diganti baru baru. ‘’Sesuai Undang-undang RI Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera dan Lambang negara,” terangnya.
Sementara, pada kegiatan upacara kemerdekaan kemarin (17/8), masyarakat diperkenankan untuk melihat secara langsung. Hal itu terbukti, selain hadirnya ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan siswa, juga terdapat masyarakat umum yang tumpah ruah memadati Alun-alun. Membuat upacara peringatan HUT RI ke-78 di Bojonegoro semarak sejak dimulai pukul 07.00 WIB, khusunya dengan mengundang hampir seluruh elemen masyarakat ‘’Mulai Bupati, Camat, Kepala Desa, perwakilan Ormas, Perguruan Tinggi, utusan Parpol, sekitar 5.000 an orang dan hiburan kolosal lainnya,” pungkasnya. (dan/*)
Editor : M. Yusuf Purwanto