RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Punya gagasan menarik tentang isu sosial, pendidikan, budaya, pemerintahan, hingga keresahan sehari-hari? Atau memiliki karya cerpen yang ingin dibaca lebih luas oleh masyarakat? Radar Bojonegoro membuka ruang bagi para penulis, pelajar, mahasiswa, guru, akademisi, hingga masyarakat umum untuk mengirimkan tulisan terbaiknya.
Melalui rubrik opini dan cerpen, Radar Bojonegoro ingin menghadirkan lebih banyak perspektif, gagasan, serta karya literasi dari pembaca. Tidak hanya menjadi ruang informasi, media juga dapat menjadi wadah bertukar pemikiran dan menumbuhkan budaya menulis di tengah masyarakat.
Baca Juga: BOSDa Madin Bojonegoro Tidak Jelas, Ternyata Belum Dianggarkan di APBD Induk 2026
Tulisan opini dapat berisi pandangan, analisis, maupun kritik konstruktif terhadap isu-isu yang sedang berkembang. Sementara cerpen menjadi ruang kreatif bagi penulis untuk menghadirkan cerita yang kuat, menyentuh, maupun reflektif.
Bagi yang ingin mengirimkan karya, naskah dapat dikirim melalui email resmi redaksi cetak di:
Berikut ketentuan pengiriman naskah:
Ketentuan Cerpen
-
Kirim naskah dengan subyek email: Cerpen
-
Panjang tulisan maksimal 1.250 kata
-
Naskah merupakan karya asli dan belum pernah dipublikasikan di media lain
Ketentuan Opini
-
Kirim naskah dengan subyek email: Opini
-
Panjang tulisan maksimal 750 kata
-
Tulisan diharapkan aktual, argumentatif, serta relevan dengan isu publik
Seluruh naskah yang masuk akan melalui proses kurasi dan seleksi oleh tim redaksi Radar Bojonegoro. Redaksi berhak melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi tulisan.
Baca Juga: Kronologi Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung: Dugaan Korupsi Jual-Beli Dapur MBG
Perlu diketahui, penulis tidak akan dihubungi secara khusus ketika tulisannya dimuat. Karena itu, pengirim naskah diharapkan rutin mengecek koran harian Radar Bojonegoro, terutama edisi Sabtu dan Minggu, maupun memantau publikasi digital melalui website resmi Radar Bojonegoro di:
radarbojonegoro.jawapos.com
Radar Bojonegoro mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya literasi dan keberanian menyampaikan gagasan melalui tulisan yang sehat, kritis, dan inspiratif. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari