RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bojonegoro tetap berjalan selama masa libur sekolah. Namun, distribusi difokuskan pada kelompok B-3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-paud.
Kepala SPPG Taman Rajekwesi Friska Oktaviani Yashinta menjelaskan, layanan MBG tidak sepenuhnya dihentikan meski aktivitas belajar mengajar sedang libur.
“Masih (distribusi MBG), tapi untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-paud (B3),” terang kepala SPPG pertama di Bojonegoro tersebut.
Sementara itu, pola distribusi berbeda diterapkan di Dapur Sunan Kalijaga, Desa Sukorejo, Kecamatan Kota.
Kepala SPPG Sunan Kalijaga Riski Indah Pertiwi menyebut, distribusi MB dilakukan dengan sistem rapelan satu kali dalam sepekan.
“Sistemnya rapelan, distribusi di hari Senin,” ungkapnya. Meski demikian, dia menegaskan, bahwa mekanisme tersebut tetap fleksibel dan disesuaikan dengan kesiapan penerima manfaat, khususnya pihak sekolah.
“Sesuai kesepakatan dengan pihak sekolah mau menerima atau tidak,” imbuh Riski, kemarin (22/12).
Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), hingga 16 Desember 2025 tercatat sebanyak 109 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Kabupaten Bojonegoro.
Namun, dari data yang dihimpun, sedikitnya masih terdapat 14 SPPG yang ditutup sementara. (dan/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko