Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pertamina Tunggu Hasil Uji Lab untuk Berikan Kompensasi kepada Pengendara Motor yang Mogok Usai Beli Pertalite

Dhani Wahyu Alfiansyah • Selasa, 28 Oktober 2025 | 02:22 WIB
PERTAMINA: Puluhan motor sedang mengantre di SPBU Jetak, Bojonegoro untuk mengisi Pertalite.
PERTAMINA: Puluhan motor sedang mengantre di SPBU Jetak, Bojonegoro untuk mengisi Pertalite.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kendala pada mesin kendaraan setelah pengisian BBM jenis Pertalite, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) melakukan uji laboratorium SPBU di wilayah Bojonegoro.

Dua posko aduan di Satasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jetak dan SPBU Sawunggaling Kecamatan Bojonegoro Kota telah buka, setelah menerima keluhan sejak Sabtu (25/10). Namun, terkait tindakan yang akan dilakukan, Pertamina Patra Niaga masih menunggu hasil lab.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengungkapkan, bahwa saat ini masih menunggu perkembangan.

Saat disinggung adanya kompensasi pada warga selaku konsumen, pihaknya tak menampik. "Menunggu hasil uji laboratorium terlebih dahulu," ungkapnya pada Senin (27/10).

Ahad Rahedi menjeskan, bahwa seluruh proses distribusi BBM telah dilaksanakan sesuai SOP dan regulasi yang berlaku.

“Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai serta mutu produk BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku," jelasnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga tengah melakukan pemeriksaan  lanjutan terhadap produk Pertalite. 

“Pertamina memastikan seluruh produk yang disalurkan telah melalui proses pengawasan ketat, mulai dari terminal pengirim hingga lembaga penyalur resmi," terangnya.

Diketahui, fenomena motor mogok masal melanda wilayah Bojonegoro sejak Sabtu (25/10). Puluhan pengendara mengeluhkan hal motor tiba-tiba brebet, tarikan hilang, bahkan tak bisa di-starter, setelah mengisi BBM jenis Pertalite.

“Rata-rata motor yang datang ke sini (bengkel) keluhannya sama semua," ungkap Oki, pemilik bengkel di Kecamatan Bojonegoro Kota.

Menurutnya, keluhan suara brebet dan mesin susah hidup. Setelah dicek, businya hitam, indikasi pembakaran terganggu.

Baca Juga: Radar History: Melihat Kembali Kenaikan Harga BBM pada 2005 Silam, Rerata 30 Persen

"Baru buka tadi, sudah ada sekitar 20 motor," ungkapnya. Menurutnya, dalam sehari bengkelnya bisa menerima puluhan motor dengan gejala serupa. "Rerata harus menguras dulu BBM-nya, dan dilihat warnanya puyeh (lebih putih)," tegasnya.

Beberapa pengendara bahkan menunjukkan botol berisi bahan bakar yang tampak memiliki lapisan terpisah antara cairan dan air, menimbulkan dugaan bahwa bahan bakar tercampur zat lain. (dan/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#pertalite #mogok #spbu #pertamina patra niaga #pertamina #brebet #Pertalite Campur Air