RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Masyarakat Samin di Dusun Jepang, Desa/Kecamatan Margomulyo kembali membentangkan bendera merah putih sepanjang jumlah usia kemerdekaan RI. Tepatnya, 80 meter.
Bendera itu dikirab dari Monumen Tugu Samin hingga Lapangan Tugu Samin, Minggu (24/8).Tokoh Kelima Ajaran Samin Surosentiko, Bambang Sutrisno mengungkapkan, ini kali kedua kirab bendera merah putih dilangsungkan.
Pertama, di 2023 sepanjang 78 meter. Menurutnya, kegiatan diselenggarakan dengan berbagai pihak itu sebagai simbol kerukunan.
Mulai dari pelajar SD, SMP, SMK, karang taruna, perhutani, masyarakat umum, komunitas sound miniatur, penerima bantuan program keluarga harapan (PKH), hingga Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) dari berbagai perguruan pencak silat.
’’Ini bukti nyata. Kalau biasanya hanya mendengar, ini bisa langsung disaksikan. Guyub rukun itu ada,” tutur Bambang.
Dia mengungkapkan, perencanaan dan pelaksanaan kirab bendera merah putih diikuti ratusan orang itu hanya berlangsung lima hari.
Berawal dari inisiatifnya bersama kepala desa (kades) setempat. Tanpa struktur kepanitiaan. Sedangkan, bendera merah putih hanya butuh dua hari untuk merampungkan.
Tidak dijahit bersamaan bendera sebelumnya, bendera sepanjang 80 meter itu dibuat baru. ’’Jadi, beda. Bendera yang 78 meter itu juga kami bentangkan di sisi selatan. Sedangkan, 80 meter ini di sisi utara,” bebernya.
Bambang menyampaikan, kegiatan ini diharapkan bisa memupuk rasa nasionalis dan jiwa cinta tanah air bagi masyarakat setempat khususnya kaum muda.
Sementara itu, lanjut dia, seluruh biaya berasal dari hasil produksi Batik Obor Sewu. ’’Ucapan terima kasih juga kami sampaikan. Pertama, pada para pejuang kemerdekaan salah satunya Mbah Samin Surosentiko. Kami ingin mengisi kemerdekaan ini,” ucapnya.
Kemudian, imbuh dia, juga pemerintah kabupaten (pemkab) yang mempromosikan dan menerbitkan regulasi penggunaan Batik Obor Sewu sebagai pakaian dinas harian (PDH) lingkungan Pemkab Bojonegoro.
’’Kami ingin memupuk hiwa nasionalisme dan cinta tanah air khususnya bagi anak cucu kita,” pungkas Bambang. (yna/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko