RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM- Pemuda Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro kampanyekan menjaga Bengawan Solo dengan menggelar Jazz Bengawan Jumat (15/8) malam.
Menjaga dan melestarikan Bengawan Solo terus dikampanyekan, dalam event yang menampilkan Musik Keroncong Abadi Bojonegoro, Musik Jazz Bojonegoro, MM Music Band Bojonegoro, hingga guest star Neo Jibles band asal Pacitan yang mengkhususkan diri membawakan lagu-lagu grup legendaris Koes Plus dan Koes Bersaudara.
Wakil Bupati (Wabup) Nurul Azizah dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD). "Alhamdulillah malam ini luar biasa. Sebagai inspirasi bahwa musik membuat hari bahagia. Meski masalahnya berbeda-beda," kata perempuan kerap disapa Nurul itu.
Dia mengatakan, dialiri Sungai Bengawan Solo tak lantas hanya perihal anugerah. Namun, juga tersimpan risiko. Seperti pencemaran dan limbah. Air Bengawan Solo pernah coklat pekat.
Setelah ditelusuri karena limbah industri pabrik dari Solo yang dialirkan ke sungai. Tak menunggu lama, hanya empat hari limbah sampai Bojonegoro.
"Karena itu, kita harus menjaga. Sesuai tema membuang sampah di tempatnya, jaga lingkungan dan bengawan. Jazz Bengawan ini harus jadi agenda tahunan," ujar perempuan kelahiran Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander itu.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Welly Fitrama menambahkan, ide Jazz Bengawan hal luar biasa. Sebab, mendapat dukungan berbagai pihak termasuk semua masyarakat.
"Jadi agenda tahunan. Tema tiap tahun harus berubah dan tidak monoton. Harapannya tidak hanya dinikmati warga lokal tapi juga luar Bojonegoro. Perlu dibantu viralkan melalui media sosial muda-mudi," ajaknya. (yna/msu)
Editor : Muhammad Suaeb