RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Terdapat tiga jalur dalam sistem penerimaan siswa baru (SPMB) SMA/SMK 2025 tahap 1 yang mulai dibuka hari ini (16/6). Meliputi, jalur afirmasi 30 persen, mutasi 5 persen, dan prestasi hasil lomba 5 persen. Setiap calon siswa baru diwajibkan memiliki PIN. Selain itu, untuk jalur prestasi hasil lomba, harus menyertakan berkas atau sertifikat asli.
Kepala SMAN 1 Sugihwaras Susanto mengatakan, persiapan yang dilakukan dalam SPMB ini adalah memberikan pendampingan kepada calon siswa baru. Sekaligus, mengedukasi terkait syarat-syarat yang harus dipenuhi sesuai dengan petunjuk teknis (juknis). Syarat utama yang harus dimiliki peserta adalah PIN.
Jika PIN sudah digunakan untuk mendaftar di SMA, maka tidak bisa digunakan untuk mendaftar di SMK. “Kami berharap para calon siswa, meski online, bisa datang ke sekolah. Karena tim panitia akan memberikan pendampingan, pembimbingan, memandu, dan memberi pencerahan. Jangan sampai calon siswa kebingungan saat mendaftar,” ujarnya.
Tahapan pelaksanaan SPMB di Jawa Timur 2025 pada SMA/SMK terbagi atas 3 tahap. Tahap 1 untuk jalur afirmasi 30 persen, mutasi 5 persen, dan prestasi hasil lomba 5 persen. Selanjutnya, tahap 2 untuk jalur nilai prestasi akademik 25 persen dan tahap 3 untuk jalur domisili sebesar 35 persen.
Menurut Santo, sapaannya, untuk jalur prestasi, selain membawa PIN, calon siswa baru harus membawa berkas atau sertifikat-sertifikat hasil lomba/prestasi yang asli. Tidak bisa membawa berkas fotokopi, semua harus asli karena pertanggungjawabannya harus valid.
Transparansi harus jelas. “SMAN 1 Sugihwaras pagunya 288 siswa. Untuk jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi lomba 40 persen atau 115 siswa untuk kuotanya,” terangnya. (ewi/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko