BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Debat publik fasilitasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro dipastikan digelar. Pelaksanaannya bakal dilakukan dua kali dengan mekanisme pasangan calon (paslon). Pada 13 November dan 17 November.
Alasannya, KPUK menindaklanjuti rekomendasi Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten (Bawaslukab) Bojonegoro sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.
’’Semalam (Rabu, Red) sudah kami putuskan bersama lima pimpinan (komisioner KPUK) terkait jadwal debat,” ujar Koordinator Divisi (Koordiv) Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPUK Bojonegoro Waryono Kamis pagi (7/11).
Dia menjelaskan, debat publik pada 13 November dan 17 November bakal digelar di Eastern Hotel Bojonegoro sekitar pukul 19.30 WIB. Waryono mengatakan, debat publik disiarkan langsung di kanal YouTube KPUK Bojonegorodan bekerja sama dengan media penyiaran seperti televisi dan radio.
Pada 13 November menggandeng TV9. Sedangkan, 17 November menggandeng TVRI Jatim. ’’Debat dilakukan dengan pendukung boleh hadir. Namun, untuk pembatasan tidaknya akan kami bahas lebih lanjut,” imbuh pria domisili Kecamatan Trucuk itu.
Menurutnya, keputusan debat publik itu segera dikoordinasikan dengan tim kampanye masing-masing paslon, Komisi A DPRD Bojonegoro sebagai bentuk pertanggungjawaban, badan kesatuan bangsa dan politik (bakesbangpol), serta KPU Jatim.
Dia menjelaskan, mekanisme debat dilakukan sesuai rekomendasi bawaslukab mengacu PKPU Nomor 13 Tahun 2024. Yakni, antarpaslon dan dibagi menjadi enam segmen. Pertama, lanjut dia, menyampaikan visi, misi, dan program.
Segmen dua sampai lima pendalaman isu atau tema serta segmen enam sebagai closing statement atau pernyataan penutup. ’’Panelis berasal dari tiga unsur sesuai peraturan. Akademisi, profesional, dan tokoh masyarakat. Untuk tema masih dalam pembahasan,” katanya.
Pihaknya berharap debat publik terlaksana dengan damai dan lancar. Masing-masing paslon dapat menyampaikan visi, misi, dan program secara utuh. Waryono menyampaikan, saat ini belum berkoordinasi dengan pihak kepolisian resor (polres) terkait kemananan seperti jumlah personel dikerahkan.
’’Rencana besok (hari ini, Red) akan kami koordinasikan keputusan debat dengan pihak tim kampanye paslon dan aparat keamanan. Dan, kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas debat yang sempat tertunda. Kami mohon dan dukungannya semoga debat berjalan lancar,” pungkas dia. (yna/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana