RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Aksi demo atau unjuk rasa ribuan masyarakat Pati yang mendesak Bupati Pati Sudewo mundur melumpuhkan beberapa akses jalan utama. Salah satunya, jalur utama di Blora. Semula melewati Jalur Pantura, dialihkan ke arah Grobogan.
Diketahui, ada tiga titik jalur yang dialihkan dari Blora. Yaitu, Blora bagian kota, Desa Kalinanas, Kecamatan Japah dan Desa Candi, Kecamatan Todanan.
Kasatlantas Polres Blora AKP Anggito Erry Kurniawan mengatakan, aksi yang digelar pada Rabu (13/8) memang memengaruhi kondisi lalu lintas dari berbagai daerah. Khususnya, Blora.
’’Ya, memang faktornya karena ribuan masyarakat Pati sedang menyampaikan aspirasinya. Jadi nanti yang akan melewati jalur pantura atau menuju arah Kudus melalui Pati, kami alihkan melalui Grobogan,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Menurutnya, arus lalu lintas di wilayah Pantura sampai saat ini masih tergolong landai dapat dilalui.
’’Namun, kami masih menunggu perkembangan dari sana. Apakah sudah kondusif, sehingga ketika sudah aman maka dari Rembang akan dilewatkan melalui Blora atau jalur selatan,” ujarnya.
Walau begitu, ia akui peningkatan arus lalu lintas sampai saat ini masih belum terlalu padat. ’’Dari tadi pagi kami pukul 06.00 WIB, baru ada sekitar dua kendaraan yang akan mengarah ke Kudus dan kami alihkan lewat Grobogan melalui Blora,” terangnya.
Terkait pengalihan jalur, ia belum bisa memastikan. Sebab, menunggu informasi dari daerah Pati. ’’Pengalihan (lalu lintas) kami menunggu situasi di Pati. Jadi, masih tentatif tergantung dengan situasi yang terjadi di sana,” ujarnya. (hul/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko