RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ribuan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kabupaten Blora dari tahun 2024 belum bisa mengikuti orientasi. Sehingga, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berencana mengusulkan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2025.
Subkor Diklat Struktural dan Fungsional BKPSDM Kabupaten Blora Mughfironi Ghufron mengatakan, orientasi pegawai PPPK belum dapat dijadwalkan. Karena tahun ini masih fokus pada pelaksanaan Latsar PNS.
"Karena saat ini fokus pada pelaksanaan Latsar PNS, jadi PPPK yang baru dilantik belum dianggarkan untuk melakukan orientasi PPPK," terangnya. Gufron menerangkan, pada pengangkatan PPPK tahun 2024, ada 1.734 pegawai yang belum mengikuti orientasi.
Sehingga BKPSDM berencana mengurangi jumlah tersebut melalui pengusulan pada APBD perubahan tahun 2025. "Pada usulan itu kita mengajukan orientasi PPPK untuk kurang lebih 300 peserta, khusus PPPK tenaga teknis. Nanti kita usulkan ke TAPD," ujarnya.
Selanjutnya, Ghufron menyebutkan dari pengalaman pelaksanaan orientasi PPPK di Kabupaten Blora. Pihaknya akan menganggarkan Rp 650 ribu per peserta. "Anggaran itu akan digunakan untuk segala kebutuhan dan aktivitas orientasi PPPK," tuturnya.
Ghufron menekankan, para peserta tidak dipungut apapun dari pelaksanaan orientasi, karena sudah dianggarkan oleh Pemkab Blora. "Nanti peserta dapat makan minum, perlengkapan peserta (ATK), dan fasilitas dari narasumber," sambungnya. (luk/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko