Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Imbas Dugaan Penganiayaan, Puluhan Warga Desak Kades Biting Mundur

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 6 Agustus 2024 | 20:00 WIB
DEMONSTRASI: Puluhan warga geruduk balai Desa Biting, Kecamatan Sambong menggelar demonstrasi guna mendesak Kades Biting mundur dari jabatannya.
DEMONSTRASI: Puluhan warga geruduk balai Desa Biting, Kecamatan Sambong menggelar demonstrasi guna mendesak Kades Biting mundur dari jabatannya.

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Biting, Kecamatan Sambong Ngatino berbuntut panjang. Warga berdemonstrasi di balai desa Senin (5/8), sampaikan masalah desa dan menuntut kades tersebut mundur dari jabatannya.

Widodo, warga Desa Biting mengungkapkan, warga demonstrasi karena banyak terjadi permasalahan di desa. Menurutnya, kades telah bertindak arogan dengan adanya kasus penganiayaan.

Selain itu, banyak masalah desa yang harus diselesaikan. Terutama, tidak ada transparansi kepada masyarakat terkait penggunaan anggaran desa. Warga menginginkan kades mundur dari jabatan.

’’Harapan kami segera ditindaklanjuti oleh pak camat. Nanti dibawa di DPMD (dinas pemberdayaan masyarakat dan desa) untuk memecat kepala desa yang saat ini sangat arogan dan mencemarkan nama baik desanya sendiri,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, beberapa persoalan yang dikeluhkan masyarakat di antaranya, persoalan pengelolaan pamsimas, BUMDes, ruang pasar, bondo desa (tanah kas desa), kekerasan, dan mencemarkan nama baik desa, tidak bisa memberi contoh yang tidak baik pada masyarakat, uang karang taruna, dan dugaan perbuatan asusila.

’’Ada bukti tindakan asusila itu dilakukan di hotel, yang paling memalukan, kades dilabrak istri sahnya di ruang umum,” ucapnya. Hal itu memicu warga untuk bergerak melakukan demonstrasi.

Menurutnya, masyarakat sudah jenuh dengan kepemimpinan kades saat ini. Sebab, membuat wajah desa tercoreng, dan tidak ada kemajuan selama memimpin. ’’Kalau bisa, mencari pemimpin yang mampu memajukan Desa Biting,” katanya

Sementara itu, Kepala Desa Biting Ngatino saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bojonegoro melalui sambungan telepon, belum memberikan jawaban Senin (5/8).

Menanggapi tuntutan warga, Camat Sambong Sunarno mengungkapkan, proses hukum masih berjalan. Untuk menentukan pemberhentian, pihaknya masih perlu menunggu proses hukum selesai. ’’Kami menunggu proses hukumnya saja dulu,” katanya.

Pihaknya mengaku telah membina Kades Biting saat mencuatnya dugaan kasus penganiayaan kepada salah satu perangkat desa. Menurutnya, hanya mempunyai, kapasitas membina bila terjadi kesalahan yang dilakukan aparatur desa.

’’Ngatino (Kades Biting) sudah kami panggil untuk klarifikasi, karena saya tidak percaya salah satu pihak. Sudah kami marahi, karena membuat tidak kondusif dengan main hakim sendiri,” ungkapnya. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kecamatan #camat #Desa #bumdes #Penganiayaan #kades #blora #DPMD