BLORA, Radar Bojonegoro - Hari Jadi ke-274 Kabupaten Blora disambut antusiasme ribuan masyarakat. Nuansa kebudayaan tampak kental di sepanjang rute kirab budaya Minggu (10/12). Selaras dengan tema Guyub Rukun Sesarengan Mbangun Blora Berkelanjutan, Nguri-Uri Budaya Hingga Desa.
Bupati Blora Arief Rohman mengenakan pakaian adat Solo-Surakarta dipadu dengan pakaian adat Samin. Bupati berjalan menyusuri jalanan Blora dan menyapa masyarakat.
"Untuk masyarakat Blora yang saya cintai, Alhamdulillah Blora sudah memasuki usia yang ke 274. Semoga di usia yang ke 274 ini menjadi kabupaten yang maju, unggul, dan berdaya saing," ungkapnya kemarin (10/12).
Arief Rohman mengungkapkan, tema yang diusung tahun ini adalah Guyub Rukun Sesarengan Mbangun Blora Berkelanjutan, Nguri-Uri Budaya Hingga Desa. Pemkab memadukan khazanah lokal sebagai jati diri daerah untuk dikembangkan hingga menyentuh aspek terbawah, yakni desa.
"Tentunya infrastruktur dan sektor-sektor (pembangunan) yang lain terus kami bangun," katanya.
Tema tersebut merefleksikan semangat kebersamaan, persatuan, dan keberlanjutan pembangunan daerah sambil menjaga pelestarian seni budaya lokal.
Kirab budaya ini berhasil menampilkan perjalanan pemerintahan Kabupaten Blora dari masa ke masa. Menonjolkan kekayaan budaya dan kearifan lokal yang luar biasa.
Seperti HJB sebelumnya, tahun ini juga dilakukan ziarah ke makam para Bupati terdahulu dan berkunjung ke kediaman bupati sebelumnya.
"Harapannya beliau-beliau mendukung apa yang menjadi program-program kami dan tentunya beliau juga mendoakan Blora menjadi kabupaten yang unggul dan berdaya saing dengan memperhatikan potensi-potensi yang kita miliki," jelasnya.
Peringatan Hari Jadi ke 274 Kabupaten Blora diawali dengan rangkain kegiatan yang menonjolkan kebersamaan dan kebudayaan lokal. Hari ini (11/12) bakal digelar upacara hari jadi. Bertempat di alun-alun dengan diikuti oleh OPD dan organisasi masyarakat. Pada acara tersebut akan dilangsungkan grebeg gunungan. (luk/zim)
Editor : Hakam Alghivari