Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pencari Kerja di Gor Mustika Blora Masih Berdatangan

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 9 Juni 2022 | 21:10 WIB
BEREBUT PEKERJAAN: Para pencari kerja meramaikan job fair digelar di Gor Mustika Blora. (Lukman Hakim/RDR.BLORA)
BEREBUT PEKERJAAN: Para pencari kerja meramaikan job fair digelar di Gor Mustika Blora. (Lukman Hakim/RDR.BLORA)

Angkatan Kerja Capai 485 ribu


BLORA, Radar Bojonegoro - Antrean pencari kerja (pencaker) masih mengular di Gor Mustika hingga kemarin (8/6). Rerata mereka belum memiliki surat keterangan mencari kerja atau AK1. Sehingga harus membuat di tempat. Tercatat sekitar 600-an mengajukan.

 

Ima Riska Susanti membawa map berisikan berkas lamaran, perempuan lulusan SMP itu berharap dapat diterima kerja di salah satu perusahaan membuka lowongan. "Saya sudah mencoba kerja setelah lulus SMP di Jakarta dan Surabaya karena ada Covid dan PHK terus pulang. Saya berharap dengan adanya job fair ini bisa membantu meringankan orang terkena dampak PHK dan Covid," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

 

Pandemi menjadi momok bagi pekerja karena banyak PHK. Namun, menurutnya mencari kerja di daerah tidak sulit, tergantung keinginan pribadi masing-masing. Terkait banyaknya usia produktif di daerah, menurutnya banyak membuka lowongan pekerjaan bisa menjadi solusi pengangguran.

 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun lalu angkatan kerja mencapai 485.525 jiwa. Sedangkan tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai 70,54 persen. Dengan tingkat pengangguran terbuka pada akhir tahun lalu 3,81 persen.

 

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Blora Endro Budi Darmawan melalui Jabatan Fungsional Pada Bidang Penempatan, Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Warso menjelaskan, pendaftar perlu mendaftar AK-1 sebelum mendaftar, sehingga pihaknya memberikan pelayanan di lokasi.

 

"Yang mendaftar kartu kuning (AK-1) sampai siang hampir 260 orang. Ditambah sekitar 300 hari pertama, kemungkinan masih bertambah," ungkapnya.

 

Selain daftar di lokasi, menurut Warso, peserta bisa daftar melalui online. Tercatat sekitar 1.400 an pendaftar dari online. Menurutnya banyak yang mendaftar merupakan lulusan tahun ini. Pihaknya menargetkan 1.000 orang bisa terserap. Semua perusahaan yang ikut dalam agenda bursa kerja itu berasal dari luar daerah, seperti Semarang, Sragen, Salatiga, Rembang, dan Purwodadi.

 

"Target kami sekitar seribu dengan total lowongan 17.700 itu kalkulasi dari perusahaan," jelasnya.

 

Warso mengatakan, masih melakukan pengawalan kepada pencari kerja di tiap perusahaan. Selama dua sampai tiga bulan ke depan pihaknya akan menanyakan laporan kepada perusahaan. "Berapa yang nanti diterima di setiap perusahaan," jelasnya.

 

Sementara itu, Kabid Penepatan, Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinperinaker Sugeng Saptono saat dihubungi sambungan telfon belum mengonfirmasi terkait angkatan kerja di daerah. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
pencari kerja mbangun blora blora mas arief bupati blora