Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Abaikan! Kenali Gejala Stroke Sejak Dini dengan Metode FAST

Farhan Reza Ardiansyah
Pecah Pembuluh Darah (PINTEREST/FARHAN REZA/RADAR BOJONEGORO)
Pecah Pembuluh Darah (PINTEREST/FARHAN REZA/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Stroke tetap menjadi salah satu penyebab kematian dan kecacatan tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia.

Penyakit yang menyerang pembuluh darah di otak ini sering kali datang secara mendadak tanpa peringatan.

Oleh karena itu, mengenali gejala awal stroke secara cepat adalah kunci utama untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah kecacatan permanen.

Advertisement

Medis mengenal istilah "Time is Brain" (Waktu adalah Otak). Setiap menit yang terbuang saat seseorang mengalami serangan stroke berarti jutaan sel otak mati akibat kekurangan oksigen.

Untuk mempermudah masyarakat awam mengenali gejalanya, dunia kesehatan internasional mengampanyekan metode FAST.

Advertisement

Berikut adalah panduan mendeteksi gejala stroke menggunakan metode FAST yang wajib Anda ketahui:

1. F - Face Drooping (Wajah Terkulai)

Gejala yang paling mudah terlihat adalah perubahan pada wajah. Mintalah orang yang dicurigai terkena stroke untuk tersenyum.

Perhatikan apakah salah satu sisi wajahnya terlihat turun, terkulai, atau tidak simetris. Pada banyak kasus, sudut mulut salah satu sisi tidak dapat terangkat dan mata terlihat agak sayu.

2. A - Arm Weakness (Kelemahan Lengan)

Stroke sering kali menyerang saraf motorik secara sepihak (satu sisi tubuh). Mintalah orang tersebut untuk mengangkat kedua lengannya secara bersamaan.

Jika salah satu lengan tampak lemah, lunglai, atau bahkan tidak bisa diangkat sama sekali, ini merupakan indikasi kuat terjadinya gangguan di otak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cara Mengatasi Sakit Kepala: Penyebab, Penanganan, dan Pencegahan

Cara Mengatasi Sakit Kepala: Penyebab, Penanganan, dan Pencegahan

Meskipun sebagian besar sakit kepala tidak berbahaya, penting untuk mengetahui cara mengatasinya dengan tepat agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer