Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wajib Tahu! Ini Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Asam Lambung

Andhika Feriawan
Penulis: Andhika Feriawan❯
Penyakit asam lambung dapat memicu sensasi panas di dada atau heartburn, rasa pahit di mulut, mual, hingga kesulitan menelan. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Penyakit asam lambung dapat memicu sensasi panas di dada atau heartburn, rasa pahit di mulut, mual, hingga kesulitan menelan. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) menjadi salah satu gangguan pencernaan yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Kondisi ini terjadi ketika isi lambung naik kembali ke kerongkongan dan dapat memicu sensasi panas di dada atau heartburn, rasa pahit di mulut, mual, hingga kesulitan menelan.

Pola makan menjadi salah satu faktor penting dalam mengendalikan gejala asam lambung. Meski pemicu setiap orang dapat berbeda, sejumlah makanan dan minuman diketahui sering berkaitan dengan muncul atau memburuknya gejala GERD.

1. Makanan Pedas

Advertisement

Sambal, cabai, dan makanan dengan bumbu sangat pedas perlu diwaspadai oleh penderita asam lambung. Pada sebagian orang, makanan pedas dapat memperburuk keluhan refluks dan rasa panas di dada.

Jika gejala sering kambuh setelah mengonsumsi makanan pedas, sebaiknya kurangi atau hindari makanan tersebut.

2. Makanan Tinggi Lemak dan Gorengan

Advertisement

Gorengan, makanan cepat saji, daging berlemak, serta makanan tinggi lemak lainnya termasuk pemicu yang umum. Makanan berlemak dapat memperlambat proses pengosongan lambung dan berpotensi memperburuk refluks.

Penderita asam lambung dapat memilih makanan rendah lemak dan mengutamakan metode memasak seperti kukus, rebus, atau panggang.

3. Buah dan Makanan yang Bersifat Asam

Buah citrus seperti jeruk serta makanan berbahan dasar tomat sering dikaitkan dengan memburuknya gejala GERD pada sebagian penderita.

Karena respons tubuh setiap orang berbeda, penting untuk mengenali makanan asam yang menjadi pemicu pribadi.

4. Cokelat

Cokelat juga termasuk makanan yang umum dikaitkan dengan gejala refluks. Bagi penderita yang sering mengalami keluhan setelah makan cokelat, membatasi konsumsinya dapat membantu mengendalikan gejala.

5. Kopi dan Minuman Berkafein

Bagi pencinta kopi, kebiasaan minum kopi perlu diperhatikan. Kopi dan sumber kafein lainnya dapat menjadi pemicu gejala GERD pada sebagian orang.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Mitos atau Fakta, Penderita GERD Tidak Boleh Mengonsumsi Madu? Ini Penjelasan Berdasarkan Penelitian

Mitos atau Fakta, Penderita GERD Tidak Boleh Mengonsumsi Madu? Ini Penjelasan Berdasarkan Penelitian

terdapat penelitian yang justru meneliti potensi madu dalam membantu mengatasi gejala GERD.

Mitos atau Fakta, Susu Sapi Dapat Menyebabkan Asam Lambung Naik?

Mitos atau Fakta, Susu Sapi Dapat Menyebabkan Asam Lambung Naik?

Susu sapi kerap dianggap sebagai salah satu minuman yang dapat membantu menenangkan perut ketika mengalami gangguan asam lambung.

Mitos atau Fakta, Tangan Berkeringat Pertanda Jantung Lemah?

Mitos atau Fakta, Tangan Berkeringat Pertanda Jantung Lemah?

Tangan yang sering berkeringat kerap dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, salah satunya anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan pertanda jantung lemah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer