Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Komunitas Kolektor Robot Mainan Gundam di Lamongan

Bachtiar Febrianto • Selasa, 20 Maret 2018 | 19:56 WIB
Komunitas Kolektor Robot Mainan Gundam di Lamongan
Komunitas Kolektor Robot Mainan Gundam di Lamongan



FEATURES - Bagi pecinta dunia anime, tidak asing dengan Gundam, serial anime robot yang berasal dari Jepang. Sejumlah penggemarnya  tidak ingin Gundam dilupakan begitu saja. Mereka rela mencari robot mainan itu ke Jepang dengan cara berselancar di dunia maya.Puluhan robot berjejer rapi di atas meja sebuah warung kopi di Kecamatan Lamongan. Meja itu berukuran sekitar 1 x 3 meter.


Robot – robot yang memenuhi meja tersebut beraneka bentuk dan ukuran. Warnanya juga beragam.Di dekat robot – robot itu, empat orang mengamati dan sesekali membetulkan posisi robot. Mereka juga berdiskusi sambil menunjuk robot yang jadi pembicaraan.


Bentuk robot – robot itu tak asing mereka yang menikmati masa anak – anak pada akhir 1990-an dan awal 2000-an. Sebab, robot – robot itu bentuknya seperti serial Gundam yang pernah tayang di salah satu televisi swasta di tanah air ini.    


Tak mengherankan bila mereka yang sudah dewasa masih menyukai Gundam. Priya Novada Zuhri Kamala, 28, misalnya.  Setelah Gundam tidak lagi tayang di televisi, dia berkeinginan membeli salah satu robot tersebut. Keinginan itu terwujud lima tahun lalu.


‘’Tapi kalau komunitas, di Lamongan ini baru saja. Kurang lebih satu tahun lamanya. Anggota terdapat 22 orang,’’ tuturnya.Salah satu anggota komunitas ini berasal dari Malaysia. Dia terima bergabung setelah anggota lainnya sepakat.


Meskipun, anggota dari Malaysia itu hanya dapat pemberitahuan saat kumpul bersama melalui WhatsApp saja. Bergabungnya anggota dari Malaysia itu juga membawa manfaat. Sebab, membeli robotnya bisa melalui Negeri Jiran tersebut.


 ‘’Semisal, akan beli gundam, pastinya memberikan kabar terlebih dahulu apa ada yang pesan sekalian,’’ tutur pria berbadan gemuk itu.Namun, sebagian besar robot Gundam yang dikoleksi komunitas ini didatangkan dari Jepang.


Barang yang dikirimkan biasanya belum menjadi robot. Namun, potongan – potongan komponen untuk dirakit sendiri. Setiap tahun, selalu muncul model – model terbaru. Robot – robot itu dikeluarkan menyesuaikan tema dari produsennya. 


‘’Kalau di mall di Surabaya sudah dirakit. Mulai dari harga Rp 90 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung besar kecilnya yang dicari,’’ ujar Nova.‘’Saya merangkai dari mulai kecil sampai ukuran 1 berbanding 60 yang paling besar,’’ imbuh pengoleksi 15 Gundam ini. 


Proses perakitan robot mainan itu tergantung grade. Semakin besar ukurannya, semakin rumit perakitannya. Bahkan, pengerjaannya membutuhkan waktu hingga tiga hari. Untuk desain sederhana, waktunya paling lama 2 jam. 


Editor : Bachtiar Febrianto
#lamongan